“Mereka menggunakan dengan kapal laut ini diselenggarakan Kementerian Perhubungan yang menggandeng PT Pelni, guna mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur darat serta mengurangi risiko kecelakaan,”

Serat.id – Ribuan pemudik kapal gratis kloter kedua tiba di Pelabuhan Tanjung Emas pada Sabtu, 30 April 2022 kemarin. mereka juga terdiri dari pemudik gratis sepeda motor dengan Kapal Laut KM Ciremai.
“Mereka menggunakan dengan kapal laut ini diselenggarakan Kementerian Perhubungan yang menggandeng PT Pelni, guna mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur darat serta mengurangi risiko kecelakaan pemudik yang menggunakan sepeda motor,” kata Dept Head Hukum dan Humas, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3, Karlinda Sari, Minggu 1 Mei 2022.
Karlinda mengatakan ribuan pemudik yang turun itu langsung diarahkan menuju lokasi cek suhu dan ke lokasi mereka menunggu motor. Mereka disambut Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.
Kepala PT Pelni Regional Semarang, Indra Maulana mengatakan kapal KM Ciremai membawa penumpang sebanyak 1.481 orang dan motornya sebanyak 649 motor. Indra menyebut bila tidak ada kendala dalam pelaksanaan mudik dengan kapal gratis ini. Kapal berangkat dan tiba sesuai dengan jadwal yang ditentukan.
“Jadi km ciremai berangkat dari Tanjung Priok tadi malam jam 10 malam dan tiba di sini jam 2 siang,” kata Indra.
Menurut dia, kapal Ciremai yang mengangkut penumpang itu, akan langsung melanjutkan perjalanan ke Surabaya. Namun, hampir seluruhnya sudah turun di Semarang.
“Memang sudah kami prediksi sebelumnya pemudik ini lebih banyak ke Jateng, karena kita tahun 2017, 2018, 2019 juga pernah melaksanakan mudik gratis seperti ini,” kata Indra menjelaskan.
Sedangkan General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) (Pelindo) Regional 3 Sub Regional Jawa Pelabuhan Tanjung Emas, Hardianto mengatakan total pemudik yang tiba di Pelabuhan Tanjung Emas sampai Sabtu (30/4) sebanyak 2.904 penumpang.
Selain itu ketersediaan fasilitas di Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Emas serta penyediaan alat pemeriksaan kesehatan yang memadai untuk memastikan para pemudik dapat merasa nyaman dan tetap sehat saat berada di terminal penumpang.
“Kita harus memastikan penumpang untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan selama melakukan perjalanan mudik lebaran, khususnya di Pelabuhan Tanjung Emas,” kata Hardianto. (*)