Jumat, Agustus 29, 2025
27.1 C
Semarang

Tepat 100 Hari Kematian Iwan Boedi Belum Terungkap, Jaringan Lintas Agama Gelar Aksi Seribu Lilin

Karena lambatnya penanganan kasus, pada Sabtu, 17 Desember 2022, keluarga mengirim surat untuk kedua kalinya kepada Presiden Jokowi. Tujuannya untuk menagih pengungkapan kasusnya hingga tuntas.

Ratusan orang dengan pakaian berwarna hitam yang tergabung dalam Jaringan Lintas Agama untuk Kemanusiaan (Jalak) gelar aksi seribu lilin untuk kematian Iwan Boedi Prasetijo di Tugu Muda Semarang, Jumat, 16 Desember 2022. (Serat.id/Ulil Albab A)

Serat.id– Ratusan orang dengan pakaian berwarna hitam yang tergabung dalam Jaringan Lintas Agama untuk Kemanusiaan (Jalak) gelar aksi seribu lilin untuk kematian Iwan Boedi Prasetijo, saksi kasus korupsi hibah tanah, di Tugu Muda Semarang, Jumat, 16 Desember 2022. Hingga kini terhitung 100 hari kasus kematian Iwan Boedi belum terungkap. 

“Seribu lilin adalah simbol sebagai menghidupkan nilai nilai kemanusiaan atas kematian Iwan Boedi”, ujar Aziz, Ketua Panitia

Ia mengatakan selain menyalakan lilin, massa turut menampilkan aksi teatrikal, monolog dari para tokoh, pembacaan surat untuk Presiden Jokowi, doa bersama lintas agama dan penghayat, 

Proses pengungkapan kasus kematian Iwan Boedi terbilang cukup lama dan seharusnya bisa selesai secara cepat. Ia berjanji akan terus mengawal kasus ini hingga terungkap. 

“Ini tidak boleh terulang di manapun dan tidak boleh terulang kepada siapapun,” ujarnya

Surat Kedua Dikirimkan ke Presiden Jokowi

Pengacara Keluarga Iwan Boedi, Yunantyo Adi Setyawan mengatakan dalam mengungkap keadilan atas kematian Iwan Boedi  prosesnya sangat lama. Padahal, di Kota Semarang kasus pembunuhan lainnya bisa terungkap tak sampai seminggu.

Ia menjelaskan karena lambatnya penanganan kasus, pada Sabtu, 17 Desember 2022, keluarga mengirim surat untuk kedua kalinya kepada Presiden Jokowi. Tujuannya untuk menagih pengungkapan kasusnya hingga tuntas.

“Ada kemungkinan aparat kepolisian masih mencari saksi baru yang mungkin mengetahui atas kematian Iwan Boedi,” ujarnya

Ia menjelaskan misalnya kemarin ada nelayan yang sempat menghilang dan kepolisian telah menemukannya dan memintai keterangannya. Selain itu, ada juga penemuan rute jalan setapak di dekat lokasi kematian Iwan Boedi.  

Ada dugaan bahwa Iwan Boedi memakirkan motornya di bawah pohon dan janjian pelaku hingga di desak ke semak-semak yang merupakan lokasi pembunuhan.

Selain itu, dalam gelar perkara Polda Jateng ada juga kemungkinan potensi untuk melakukan penyidikan terhadap pejabat yg merintangi atau menyembunyikan Informasi. Hanya prosesnya secara pidana memerlukan penilaian dari saksi ahli pidana.

“Seperti puzzle dari 100 masih ada 50 rangkaian yang belum solid,” ujarnya

Hot this week

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Topics

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Robig Divonis 15 Tahun Penjara, LBH Semarang: Polri Harus Memecatnya

Suasana Sidang Robig Zainudin di Pengadilan Negeri Semarang, Jumat,...

Komunitas Sastra di Kendal Kembali Gelar KCA 2025

Beberapa komunitas sastra di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah kembali...

Ini Desakan Koalisi Advokat Progresif Indonesia Terkait RUU KUHAP

Koalisi Advokat Progresif Indonesia (KAPI) menyoroti sejumlah pasal dalam...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img