Minggu, Agustus 31, 2025
29.7 C
Semarang

Film ‘Mengejar Mbak Puan’, Cerita Perjuangan Pekerja Rumah Tangga Menunggu RUU PPRT Disahkan

Lita Anggraini, salah satu tokoh JALA PRT dalam film dokumenter ini mengantarkan kita pada cerita sejarah perempuan yang berjuang, mengorganisir para PRT di desa-desa, di kampung miskin di Jakarta dan hingga sekarang masih tekun dan sabar menunggu di depan Gedung DPR RI, di Jakarta

Nonton Bareng dan Diskusi Film “Mengejar Mbak Puan”.

Dalam rangka peringatan 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan, LBH APIK Semarang bersama dengan Serikat PRT Merdeka, JALA PRT, Konde.co, AJI Semarang dan Perempuan Mahardhika Semarang serta Tim Kerja Peringatan 16 HAKTP dan HARI HAM 2023 mengadakan Nonton Bareng dan Diskusi Film “Mengejar Mbak Puan”.

NoBar dan Diskusi Film diselenggarakan di Semarang dengan menghadirkan narasumber Ari Ujianto dari JALA PRT, Salsabila Putri dari Konde.co dan Raden rara Ayu Hermawati Sasongko dari LBH APIK Semarang. Selama diskusi berlangsung akan dimoderatori oleh Riska Farasonalia dari AJI Semarang.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai upaya untuk mendukung percepatan pengesahan RUU PPRT dan meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pentingnya perlindungan, pengakuan dan pemenuhan hak atas kerja serta penghidupan yang layak bagi Pekerja Rumah Tangga,” kata Ketua Serikat Pekerja Rumah Tangga Merdeka (SPRTM) Jateng, Nur Khasanah.

Nur Khasanah mejelaskan NoBar dan Diskusi ini merupakan salah satu upaya penghapusan kekerasan terhadap perempuan. Untuk itu kami mengundang kawan kawan untuk berpartisipasi dalam diskusi. Film “Mengejar Mbak Puan” (2023) adalah film tentang pergulatan hidup para PRT dalam memperjuangkan nasib mereka dari diskriminasi dan kekerasan yang mereka alami setiap hari, serta perjuangan mereka agar RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) disahkan menjadi Undang-Undang (UU).

Setelah Presiden Jokowi menegaskan komitmennya pada RUU PPRT pada 18 Januari 2023 dan Ketua DPR RI, Puan Maharani menetapkan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) menjadi RUU inisiatif DPR dalam rapat paripurna DPR RI pada 21 Maret 2023, namun hingga kini Puan Maharani tak juga mengesahkannya menjadi UU. Harapan para PRT seperti terhempas setelah mengadvokasi RUU selama 19 tahun.

Film ini bercerita tentang bagaimana para PRT selama 19 tahun memperjuangan RUU PPRT, mengejar Ketua DPR RI, Puan Maharani ke Gedung DPR setiap hari. Lita Anggraini, salah satu tokoh JALA PRT dalam film dokumenter ini mengantarkan kita pada cerita sejarah perempuan yang berjuang, mengorganisir para PRT di desa-desa, di kampung miskin di Jakarta dan hingga sekarang masih tekun dan sabar menunggu di depan Gedung DPR RI, di Jakarta. “Kami mengetuk pintu rumah DPR, pintu Mbak Puan Maharani.”

Nur menjelaskan perlindungan hak atas pekerjaan dan penghidupan layak bagi warga negara Indonesia terlah diatur dalam Pasal 28D ayat 2 UUD NRI 1945. Pekerja Rumah Tangga merupakan seorang warga negara yang juga berhak atas pengakuan sebagai pekerja.

“Sejak tahun 2004 JALA PRT mendorong pengesahan RUU PPRT sebagai payung hukum perlindungan dan pengakuan PRT dari kekerasan dan diskriminasi di dunia kerja,” katanya

Sutradara film “Mengejar Mbak Puan”, Ani Ema Susanti dan Luviana Ariyanti dari Konde.co menyatakan bahwa film ini dibuat dari kepingan sejarah agar tidak tercecer dan hanya jadi sejarah yang hilang.

“Film ini dibuat agar menjadi sejarah tentang perjuangan para perempuan agar jangan dilupakan. Kepedihan, keputusasaan, hilang harapan, namun juga kegigihan, semua terpancar dalam film ini. Film ini memang dibuat sebagai pengingat untuk anak-anak kita tentang kegigihan perempuan yang berjuang,” kata Luviana Ariyanti

Dokumentasi film ini sebagian dibuat dari video-video yang diambil dari handphone para PRT yang melakukan aksi setiap hari. Mereka mendokumentasikan aksi mereka sendiri agar perjuangan mereka terdokumentasikan dan tidak hilang.

Saat ini para PRT melakukan aksi setiap Rabu yang dikenal sebagai Aksi Rabuan PRT sejak Desember 2022. Lalu kini aksi tersebut berubah menjadi aksi harian PRT. Mereka melakukan aksi setiap hari di depan Gedung DPR RI, dari aksi simbolisasi alat kerja PRT seperti serbet, sapu, toilet, alat pel, sampai aksi mogok makan.

Film “Mengejar mbak Puan” adalah film yang diproduksi Konde.co, JALA PRT dan Perempuan Mahardhika tentang kisah-kisah PRT, kisah kegigihan Jumiyem, Aang Yuningsih, Ajeng Astuti, Rizky,

Siti Khotimah, Yuni Sri, dan jutaan PRT lain di Indonesia dan PRT migran di luar negeri yang memperjuangkan nasibnya hingga kini.

Adapun durasi film tersebut selama delapan belas menit. Film tersebut akan dilaunching pada 12 Oktober 2023 di depan Gedung DPR RI, Jakarta dan akan dilanjutkan pemutarannya secara berkeliling di 10 kota di Indonesia, menyusul berikutnya di kelas-kelas diskusi dan di kampus-kampus.

Hot this week

Pers Mahasiswa Ditangkap Saat Meliput Aksi di Mapolda Jateng, LBH Semarang: Polisi Sewenang-wenang

Sebanyak 40 demonstran yang ditangkap polisi di Semarang saat...

Polisi Kembali Tangkap Puluhan Demonstran di Semarang

Polisi kembali menangkap 50 orang massa aksi mendatangi Mapolda...

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Topics

Polisi Kembali Tangkap Puluhan Demonstran di Semarang

Polisi kembali menangkap 50 orang massa aksi mendatangi Mapolda...

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Robig Divonis 15 Tahun Penjara, LBH Semarang: Polri Harus Memecatnya

Suasana Sidang Robig Zainudin di Pengadilan Negeri Semarang, Jumat,...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img