Minggu, Agustus 31, 2025
26.8 C
Semarang

Peringati Hari HAM, Jaringan Jawa Tengah Tuntut Negara Masukan Pelanggaran HAM Dalam Isu Prioritas

Memperingati hari Hak Asasi Manusia (HAM) sedunia, puluhan orang yang tergabung dalam Jaringan Jawa Tengah menggelar aksi protes di depan kantor Gubernur Jawa Tengah.

Memperingati hari Hak Asasi Manusia (HAM) sedunia, puluhan orang yang tergabung dalam Jaringan Jawa Tengah menggelar aksi protes di depan kantor Gubernur Jawa Tengah. Salah satu tuntutan mereka meminta agar negara memasukkan isu pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) menjadi isu prioritas dalam tahun politik di tahun depan.

“Berdasarkan fakta pelanggaran HAM di era reformasi ini menjadi rapor merah negara dalam perlindungan, pemajuan, penegakkan, dan pemenuhan hak asasi manusia,” kata Lenny, koordinator Jaringan Jawa Tengah

Lenny menjelaskan di Indonesia masih banyak terjadi pelanggaran HAM terutama pada kelompok-kelompok masyarakat rentan. Beberapa kekerasan HAM yang terjadi diantaranya turut menimpa perempuan di mana terus terjadi hingga saat ini. Bahkan dengan situasi yang semakin tragis dengan berbagai hambatan dalam mengakses keadilan termasuk visum yang masih berbayar, korban kekerasan masih mendapatkan stigma & diskriminasi dari aparat dan masyarakat.

Di samping itu, perempuan jurnalis yang rentan menjadi korban kekerasan seksual berbasis elektronik, dan pelecehan seksual. Oleh karena itu, ia mendorong agar pemerintah untuk mengadvokasi secara masif korban kekerasan seksual maupun verbal dan memberikan ketegasan keadilan bagi pelaku kekerasan.

Kemudian pada perempuan dengan HIV Aids yang masih mengalami diskriminasi saat mengakses layanan kesehatan, perempuan pekerja migran yang mengalami pemalsuan dokumen, tidak digaji hingga mengalami kekerasan dari mulai sebelum berangkat.

“Di negara tujuan hingga pasca kepulangan, perempuan disabilitas tidak dipercaya keterangannya dan tidak adanya aksesibilitas dan akomodasi layak dalam proses peradilan, ” katanya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan terkait perempuan pekerja rumah tangga yang mengalami kekerasan dan berbagai pelanggaran hak. Melihat masih adanya kekerasan tersebut, ia mendorong DPR RI untuk segera membahas dan mengesahkan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT)

Selain itu masih adanya aktivis lingkungan yang dibungkam dan dikriminalkan, dan pelanggaran HAM masa lalu yang belum terselesaikan.

“Menuntut kepada negara untuk mengusut tuntas kasus pelanggaran HAM yang terjadi pada masa lalu. Termasuk menuntut tanggung jawab negara dalam Pemenuhan Hak Asasi Manusia bagi warga negaranya termasuk kelompok rentan,” katanya

Ia menjelaskan padahal Indonesia telah banyak meratifikasi instruman HAM Internasional. Beberapa diantaranya adalah Konvensi Penghapusan segala bentuk diskriminasi terhadap perempuan (CEDAW) melalui UU No 7 tahun 1984, Konvensi Hak Sipil Politik melalui UU Nomor 12 Tahun 2005, Kovenan Hak Ekonomi Sosial Budaya melalui UU No 11 tahun 2005, serta beberapa regulasi tentang perlindungan dan pemenuhan HAM lainnya.

“Kami mengecam segala bentuk pelanggaran Hak Asasi Manusia. Selain itu, kami Jaringan Jawa Tengah Berkomitmen untuk saling mendukung dan bersolidaritas untuk segala bentuk pelanggaran Hak Asasi Manusia,” pungkasnya

Hot this week

Pers Mahasiswa Ditangkap Saat Meliput Aksi di Mapolda Jateng, LBH Semarang: Polisi Sewenang-wenang

Sebanyak 40 demonstran yang ditangkap polisi di Semarang saat...

Polisi Kembali Tangkap Puluhan Demonstran di Semarang

Polisi kembali menangkap 50 orang massa aksi mendatangi Mapolda...

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Topics

Polisi Kembali Tangkap Puluhan Demonstran di Semarang

Polisi kembali menangkap 50 orang massa aksi mendatangi Mapolda...

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Robig Divonis 15 Tahun Penjara, LBH Semarang: Polri Harus Memecatnya

Suasana Sidang Robig Zainudin di Pengadilan Negeri Semarang, Jumat,...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img