Minggu, Agustus 31, 2025
29.7 C
Semarang

Menelisik Mitra Penyedia MBG di Kota Semarang 

Siswa SMAN 4 Semarang sedang membawa MBG ke aula

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah diluncurkan dan bergulir secara bertahap di Kota Semarang, sejak 6 Januari 2025. Namun, tak banyak yang menjadi mitra penyedia MBG. 

Hasil penelusuran tim Serat.id hingga 21 Februari 2025, proyek itu dikelola oleh PT Astha Pangan Nusantara (APN). Perusahaan tersebut yang memberi dana talangan kepada Yayasan Nunggil Ing Sesami. 

Adapun PT Astha Pangan Nusantara memiliki nomor SK Pengesahan : AHU-0093656.AH.01.01.Tahun 2024, dengan Direktur Utama Damar Sinuko Unggul Griyo. 

Berdasarkan profil perusahaan yang disahkan oleh Ditjen AHU, PT APN itu beralamat di Jalan Imam Bonjol Nomor 121 L, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang. 

Sementara dari penelusuran tim Serat.id, diketahui alamat tersebut merujuk pada tempat usaha Sate Jempolan di kawasan Ruko milik KAI yang jaraknya selemparan batu dari Stasiun Poncol. Tempat usaha tersebut tampak tidak beroperasi saat disambangi pada pertengahan Februari 2025 lalu. 

Adapun Yayasan Nunggil Ing Sesami beralamat di Jalan Ayodyapala Nomor 44, Kelurahan Krobokan, Kecamatan Semarang Barat dengan pemilik manfaat sama persis dengan PT APN, yakni Damar Sinuko Unggul Griyo. 

Kendati sama-sama atas nama Damar Sinuko Unggul Griyo, antara PT dan CV tersebut memiliki alamat berbeda. Penelusuran Serat.id di lapangan, Yayasan Nunggil Ing Sesami merupakan alamat rumah milik Damar. 

“Iya betul, alamat itu rumah milik Pak Damar Sinuko, rumahnya berlantai dua menghadap ke timur, depan rumahnya ada pohon mangganya,” ujar satu warga setempat pada pertengahan Februari 2025. 

Adapun Yayasan Nunggil Ing Sesami berperan pengelola dana talangan dari PT APN untuk modal belanja bahan baku MBG, lalu mengolahnya hingga menyajikannya ke meja para pelajar penerima MBG.  

“PT Astha Pangan Nusantara hanya memberikan dana talangan. Kami yang membelanjakan dan mempertanggungjawabkannya ke Badan Gizi Nasional (BGN),” jelas Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)  Semarang 1, Julio Ustari Putra saat ditemui Serat.Id di SMA 16, Mijen, Kota Semarang, Kamis, 13 Februari 2025. 

Julio sebagai ketua SPPG Semarang 1 bekerja dengan bendera Yayasan Nunggil Ing Sesami bersama dengan SPPG Semarang 2. SPPG Semarang 1 yang diketuai Julio bertanggung jawab mendistribusikan sebanyak 2.016 porsi MBG ke 10 sekolah di Kecamatan Ngaliyan. Sebaliknya, SPPG Semarang 2 yang diketuai oleh Amelia Widya Putri. SPPG Semarang 2 bertugas mendistribusikan MBG di wilayah Banyumanik sebanyak 2.679 porsi untuk delapan sekolah. 

Julio menyebut, SPPG 1 memiliki satu mitra katering yakni katering SMK Bagimu Negeriku di Palir, Podorejo, Kecamatan Ngaliyan. Adapun untuk SPPG 2 bermitra dengan Idea katering di Jalan Taman Setia Budi, Srondol Wetan, kecamatan Banyumanik.  

“Setahu kami sementara ini hanya di Semarang hanya 2 SPPG yang mengelola dapur MBG. Satu dapur lagi milik BGN yang dikelola mereka secara langsung di atas lahan Kodim Tembalang,” katanya. 

Tim Serat.id telah mendatangi dapur BGN di dalam kawasan Kodim Tembalang tersebut sebanyak dua kali persisnya pada Jumat, 7 Februari 2025 dan Senin, 17 Februari 2025. 

Hasilnya sama tempat yang digadang menjadi dapur MBG ini tidak ada aktivitas seperti dapur MBG pada umumnya. “Dapur MBG tersebut sempat beroperasi pada Desember 2024 lalu. Sekarang belum running kembali. Tidak tahu ke kenapa,” sambung Julio. 

Berkaitan dengan sumber pendanaan MBG di Kota Semarang selama ini masih menggunakan dana bantuan pemerintah (Banper). Peran PT APN yakni memberikan dana talangan kepada Yayasan Nunggil Ing Sesami yang bertugas sebagai eksekutor di lapangan. 

PT APN akan memberikan dana talangan sesuai kebutuhan Yayasan selama dua minggu sekali. Nantinya, Yayasan akan mengklaim dana tersebut ke BGN. Selepas itu, BGN akan mengganti dana talangan dari PT Astha Pangan Nusantara tersebut.  

“Kami dapat dana talangan dari PT Astha Pangan Nusantara. Biar dana cepat turun maka bisa lewat yayasan,” papar Julio. 

Terkait keuntungan materi yang didapat PT APN dan Yayasan, Julio enggan menanggapinya. “Itu urusan internal. Bukan zona saya. Mungkin ada (keuntungan lain) tapi saya hanya mengurus pelaksanaan dapur saja,” ucapnya. 

Menurut Julio yang merupakan lulusan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia. SPPI dari Kementerian Pertahanan RI ini, pencairan dana MBG di Kota Semarang dalam pelaksanaan sebulan terakhir cukup lancar. Sementara ini, BGN masih mencairkan dana MBG selama dua minggu. Dua minggu sisanya belum dapat diklaim karena masih perlu melengkapi administrasi laporan pertanggung jawaban (LPJ). 

“Sistem pembayaran jatuh temponya per minggu, jadi per minggu kami laporkan ke BGN Pusat,” ucapnya. 

Julio enggan membeberkan detail dana yang dibutuhkan di bawah naungan SPPG-nya. Namun, dia menyatakan dana yang dipatok untuk kebutuhan MBG adalah Rp15 ribu dengan perincian Rp10 ribu untuk biaya makanan per porsi dan Rp5 ribu untuk biaya operasional per porsi. 

“Biaya Rp 10 ribu jelas untuk membuat menu MBG. kalau yang Rp 5 ribu sebagai biaya sewa mobil,  air,  listrik, minyak goreng,  gas,   dan honor karyawan sebanyak 50 orang,” ungkapnya. 

Dana tersebut diakui Julio mampu meng-cover pelaksanaan MBG di Kota Semarang. Sebab, para mitra dapur MBG di Kota Semarang telah memiliki pemasok bahan baku MBG dengan harga di bawah pasaran. Semisal daging ayam di pasaran seharga Rp 35 ribu per kilogram, dapur MBG bisa memiliki pemasok daging ayam di harga Rp 30 ribu per kilogram. 

“Para supplier ini memasok bahan baku tidak hanya sehari melainkan minimal satu minggu jadi berani di harga tersebut,” terangnya. 

Biaya lain yang diperlukan oleh SPPG Semarang 2 sebagai pengelola dapur adalah biaya sewa dapur, biaya sewa mobil dan sopir. Menurut Julio, kebutuhan tersebut juga sudah tercover. 

Sementara untuk pembayaran bagi karyawan dapur MBG, diakui Julio, tidak sesuai dengan upah minimum regional (UMR) karena mereka bekerja dengan status relawan atau tenaga kontrak.  

“Detailnya yang tahu mitra. Belanja bahan dan bayar operasional itu mitra. Kami hanya awasi  soal menu MBG dan prosesnya sesuai arahan ahli gizi dan akuntan untuk administrasi,” ungkapnya.  

Tim Serat.id juga mencoba menghubungi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Semarang 2, Amelia Widya Putri, untuk meminta konfirmasi. Namun, sejak Sabtu, 22 Februari- Senin, 24 Februari 2024, hingga berita ini dirilis tidak mendapat respons. (*) 

Hot this week

Pers Mahasiswa Ditangkap Saat Meliput Aksi di Mapolda Jateng, LBH Semarang: Polisi Sewenang-wenang

Sebanyak 40 demonstran yang ditangkap polisi di Semarang saat...

Polisi Kembali Tangkap Puluhan Demonstran di Semarang

Polisi kembali menangkap 50 orang massa aksi mendatangi Mapolda...

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Topics

Polisi Kembali Tangkap Puluhan Demonstran di Semarang

Polisi kembali menangkap 50 orang massa aksi mendatangi Mapolda...

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Robig Divonis 15 Tahun Penjara, LBH Semarang: Polri Harus Memecatnya

Suasana Sidang Robig Zainudin di Pengadilan Negeri Semarang, Jumat,...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img