Jumat, Agustus 29, 2025
27.9 C
Semarang

Tabung oksigen Rp6,8 juta, Bupati Fadia : Harus Ditindak Tegas

“Pemerintah sampai saat ini belum menentukan HET di masa pandemi, sehingga apotik menjual ke masyarakat jauh lebih tinggi dari biasanya,”

Serat.id –  Harga tabung oksigen yang mencapai Rp6,8 juta di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah membuat Bupati Fadia Arafiq kesal. Ia menilai penjualan tabung oksigen di atas harga eceran tertinggi itu menyalahi aturan pemerintah pusat.

“Dan harus ditindak tegas,” ujar Fadia, saat menghadiri peletakan batu pertama gedung pelayanan publik Polres Pekalongan, Jum’at 30 juli 2021 kemarin

Fadia secara tegas menyebut memanfaatkan kondisi pandemi dengan menjual harga oksigen melebihi HET adalah melanggar undang-undang.

Namun Kapolres Pekalongan AKB Darno di hadapan media menyampaikan penjualan oksigen di atas HET di masa pandemi merupakan hal yang wajar karena ada penyesuaian harga pasar. “Pemerintah sampai saat ini belum menentukan HET di masa pandemi, sehingga apotik menjual ke masyarakat jauh lebih tinggi dari biasanya,” kata Darno.

Ia menyebut hasil pemeriksaan sejumlah saksi, menunjukkan kecil kemungkinan menemukan pelanggaran karena tidak mengarah ke penimbunan oksigen tabung. “Melainkan hanya pelanggaran menjual lebih tinggi dari pasaran,” kata Darno menambahkan.

Sebelumnya warga dikejutkan dengan adanya informasi sebuah apotik di Kabupaten Pekalongan menjual oksigen tabung ukuran 1 meter kubik seharga Rp6,8 juta atau mahal dari harga pasar. Polisi yang mengusutpun mengalami kesulitan karena barang bukti tabung sudah tidak ada sehingga kelanjutan proses hukum terancam mandeg. (*) RIZQI KURNIAWAN (Pekalongan)

Hot this week

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Topics

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Robig Divonis 15 Tahun Penjara, LBH Semarang: Polri Harus Memecatnya

Suasana Sidang Robig Zainudin di Pengadilan Negeri Semarang, Jumat,...

Komunitas Sastra di Kendal Kembali Gelar KCA 2025

Beberapa komunitas sastra di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah kembali...

Ini Desakan Koalisi Advokat Progresif Indonesia Terkait RUU KUHAP

Koalisi Advokat Progresif Indonesia (KAPI) menyoroti sejumlah pasal dalam...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img