Sejumlah relawan gabungan telah mencari korban di Kampung Renteng dan Kebondeli, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Mereka menyisir kampung yang terdampak parah itu pada Selasa, 7 Desember 2021, siang tadi.

Serat.id – Korban meninggal akibat gunung Semeru meletus di Kabupaten Lumajang Jawa Timur bertambah menjadi 22 jiwa dari jumlah sehari sebelumnya 14 orang. Informasi data pada Senin 7 Desember 2021 pukul 20.15 WIB juga menyebutkan korban luka-luka 56, dan 22 orang masih hilang.
Sejumlah relawan gabungan telah mencari korban di Kampung Renteng dan Kebondeli, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Mereka menyisir kampung yang terdampak parah itu pada Selasa, 7 Desember 2021, siang tadi.
“Guna percepatan penanganan bencana terdampak kami mengarahkan unit evakuasi, logistik, dan medis. Kami juga mengerahkan Dapur Keliling dari kawan-kawan LPM Dompet Dhuafa, sedangkan medis dari RDK LKC Dompet Dhuafa,” kata Chief Executive DMC Dompet Dhuafa, Haryo Mojopahit, Selasa, 7 Desember 2021.
Haryo mengatakan relawan yang menyisir itu dibagi dalam tiga titik. Pertama, pencarian berada di Kampung Curah Cobokan dan Kajar Kuning di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo. Titik kedua berada di Tambang Pasir H. Satuhan, Dusun Kajarkuning, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro. “Terakhir berada di Kampung Renteng dan Kebondeli di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro,” kata Haryo menambahkan.
Selain korban jiwa, letusan gunung Semeru membuat 2.004 warga mengungsi di 19 titik tersebar di 3 kecamatan, antara lain Kecamatan Pronojiwo, Candipuro dan Pasirian. Jumlah penyintas tertinggi berada di Kecamatan Candipuro dengan jumlah 1.136 jiwa, Pasirian 563 dan Pronojiwo 305. Berikut ini distribusi titik pengungsian warga di tiga kecamatan tersebut.
Kecamatan Candipuro (Balai Desa Sumberwuluh, Balai Desa Penanggal, Balai Desa Sumbermujur, Dusun Kampung Renteng di Desa Sumberwuluh, Dusun Kajarkuning di Desa Sumberwuluh dan Kantor Camat Candipuro).
Kecamatan Pasirian (Balai Desa Condro, Balai Desa Pasirian, Masjid Baiturahman Pasirian dan Masjid Nurul Huda Alon Pasirian).
Kecamatan Pronojiwo SDN Supiturang 04, Masjid Baitul Jadid di Dusun Supiturang, SDN Oro Oro Ombo 3, SDN Oro Oro Ombo 2, Masjid Pemukiman Dusun Kampung Renteng di Desa Oro Ombo, Balai Desa Oro Oro Ombo, Balai Desa Sumberurip, SDN Sumberurip 2, dan rumah-rumah kerabat di Dusun Kampung Renteng dan Dusun Sumberbulus yang terletak di Desa Oro Oro Ombo. (*)