Sabtu, Agustus 30, 2025
27.6 C
Semarang

Sengatan Seranggga Tawon Vespa Affinis Bisa Mematikan, Sering Muncul Saat Musim Hujan

Catatan  RCTD sejak 2019 sampai 2021 ada sembilan warga Klaten yang meninggal tersengat tawon vespa

serangga tawon
Ilustrasi pexels.com

Serat.id – Habitat serangga jenis vespa affinis atau sering disebut tawon ndas cenderung meningkat saat musim hujan. Kewaspadaan terhadap tawon itu  telah dilakukan warga Kabupaten Klaten yang selama ini banyak mengeluhkan serangan jenis hewat penyengat itu.

“Biasa kalau musim hujan itu udara lembab. Tawon vespa kalau udara dingin itu menjadi musim kawin atau berkembang,” kata Kinanti Arimbi Relawan Cepat Tanggap Darurat (RCTD) Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, dikutip dari jatengprov.go.id, umat 18  Februari 2022.

Menurut Kinanti RCTD pada  Selasa malam lalu melakukan evakuasi sarang tawong vespa sebanyak tiga kali di Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten. Penangkapan tawon tersebut dilakukan pada malam hari untuk menghindari risiko sengatan kumbang berbisa itu.

“Tiga lokasi berbeda teman-teman melakukan evakuasi. Masing-masing di Desa Tumpukan, Karang Munggung, dan Pencil yang semuanya berlokasi di Kecamatan Karangdowo, Klaten,” kata Kinanti menambahkan.

Sarang tawon ndas  biasanya menempati dahan pohon, di atas genting sampai sudut kayu bangunan  rumah warga. Ia menjelaskan sarang  berada di sudut sempit rumah warga biasanya sulit dievakuasi. Meski  begitu Kinanti menyampaikan, agar tidak tersengat tawon ndas, warga mesti berhati-hati dan tidak mengganggu rumah tawon.

Ia menyarankan  evakuasi  sarang tawon sebaiknya malam hari, sebab daya pandang tawon terbatas dan sudah masuk sarang. “Lubang lalu tinggal ditutup dengan kapas yang dibasahi dengan bensin,” kata Kinanti menjelaskan.

Selain itu ia meminta warga  cepat menghubungi Damkar atau relawan terdekat jika ada serangan tawon  yang bisa mematikan itu.

“Apalagi pada siang hari, karena sengatan tawon vespa lebih berbahaya. Berdasarkan catatan yang dimiliki RCTD sejak 2019 sampai 2021 sudah sembilan warga Klaten yang meninggal tersengat tawon vespa” katanya. (*)

Hot this week

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Topics

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Robig Divonis 15 Tahun Penjara, LBH Semarang: Polri Harus Memecatnya

Suasana Sidang Robig Zainudin di Pengadilan Negeri Semarang, Jumat,...

Komunitas Sastra di Kendal Kembali Gelar KCA 2025

Beberapa komunitas sastra di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah kembali...

Ini Desakan Koalisi Advokat Progresif Indonesia Terkait RUU KUHAP

Koalisi Advokat Progresif Indonesia (KAPI) menyoroti sejumlah pasal dalam...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img