Minggu, Agustus 31, 2025
26.8 C
Semarang

Warga Gayamsari Hias Kampung dengan Tema Piala Dunia 2018

Anak-anak bermain di Kampung Piala Dunia 2018. (serat.id/ dokumen panitia)
Warga Gayamsari Kota Semarang bermain di Kampung Piala Dunia 2018. (serat.id/ dokumentasi panitia)

serat.id- Banyak cara untuk memeriahkan perhelatan Piala Dunia 2018. Salah satunya yang dilakukan oleh warga RT 02 / RW 01 Gayamsari Kota Semarang. Mereka bergotong royong menghias Jalan Beruang Dalam Barat 1. Jalan dicat warna hijau bergaris putih layaknya lapangan sepak bola. Tak hanya itu, tembok di kampung tersebut juga digambari kartun dan poster-poster profil pemain sepakbola dunia.

Ketua panitia Kampung Piala Dunia, Slamet Widodo mengatakan, warga bisa beraktivitas sambil menyaksikan pertandingan. Ada banyak kegiatan untuk meramaikan kampung piala dunia tersebut. Diantaranya, arisan, senam sehat, lomba menendang bola, sepak bola tiup, juggling, play station, dan nonton bareng.

Menurutnya, langkah kreatif tersebut ternyata membuahkan hasil positif. Warga yang berkunjung tak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga permainan edukatif bagi anak-anak. Untuk lomba nendang bola disediakan hadiah berjumlah 77. Peserta boleh nendang bola sesukanya dan gratis. Jika bikin gol, hadiah bisa diambil sendiri tanpa pantauan panitia.

“Kejujuran peserta diuji. Uniknya lagi, dana yang dihabiskan juga di angka 7 yaitu 7 juta,” kata Slamet, Senin 2 Juli 2018.

Pesan moral juga banyak disampaikan melalui gambar kartun. Misalnya gambar seorang pemain bola yang pura-pura jatuh (diving) tidak diberi kartu kuning atau merah, tapi oleh wasit diganjar secarik kertas bertuliskan “puasa batal”.

Sajian lainnya, di sekitar jalan diberi 32 poster besar negara-negara peserta Piala Dunia 2018. Selain gambar pemain top dan foto tim nasionalnya, dapat disimak di sini profil tim, nama pelatih, top score, caps terbanyak, julukan, sampai prestasi di dunia sepak bola. Kibaran bendera di atas poster-poster menambah semarak dan meriah.

“Launching dilakukan tanggal 7 Juni lalu. Hal ini sesuai angka media partnernya yaitu Trans 7,” kata Slamet.

Menurut Slamet, Kampung Piala Dunia Beruang Dalam Barat Semarang diikutkan lomba yang diadakan Trans Corps di bulan Juni 2018. Kampung Piala Dunia akan berlangsung hingga beberapa minggu ke depan.

Ketua RW 01 Gayamsari Semarang, Kusnardi mengapresiasi kegiatan Kampung Piala Dunia tersebut. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat positif. “Saya sangat salut terhadap panitia yang tidak hanya memberikan hiburan tetapi juga edukasi olahraga kepada pengunjung terutama generasi muda,” katanya. (RIF)

Hot this week

Pers Mahasiswa Ditangkap Saat Meliput Aksi di Mapolda Jateng, LBH Semarang: Polisi Sewenang-wenang

Sebanyak 40 demonstran yang ditangkap polisi di Semarang saat...

Polisi Kembali Tangkap Puluhan Demonstran di Semarang

Polisi kembali menangkap 50 orang massa aksi mendatangi Mapolda...

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Topics

Polisi Kembali Tangkap Puluhan Demonstran di Semarang

Polisi kembali menangkap 50 orang massa aksi mendatangi Mapolda...

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Robig Divonis 15 Tahun Penjara, LBH Semarang: Polri Harus Memecatnya

Suasana Sidang Robig Zainudin di Pengadilan Negeri Semarang, Jumat,...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img