Jumat, Agustus 29, 2025
29.4 C
Semarang

Peninjauan Bea Masuk AS Bisa Rugikan Petani Kopi Indonesia

Ilustrasi biji kopi. (pixabay.com)

Serat.id- Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI) Jawa Tengah mengkhawatirkan pencabutan pembebasan bea masuk (GSP) ke Amerika Serikat merugikan petani kopi Indonesia.

Wakil Ketua Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI) Jawa Tengah, Moelyono Soesilo mengatakan, saat ini AS tengah meninjau GSP. Dia berharap agar peninjauan itu tidak menghapus bea masuk untuk komoditas kopi.

“AS jadi tujuan terbesar ekspor kopi arabika dari Indonesia. Kalau fasilitas GSP dicabut AS, ini akan menekan harga kopi Indonesia. Harga kopinya bisa lebih mahal dibandingkan negara lain di benua Amerika,” kata dia kepada serat.id, Kamis, 26 Juli 2018.

Meskipun belum ada dampak pada komoditas kopi atas peninjauan GSP, harga kopi Indonesia lebih mahal 80 persen sampai 100 persen dibanding negara benua Amerika seperti Kolombia, Kosta Rika dan Uruguay.

“Kita perlu persiapkan bagaimana agar peninjaun GSP tidak terjadi. Hal ini bisa diselesaikan pemerintah yang sudah tanggap mulai evaluasi produk ekspor-impor AS,” jelas dia.

Dia menambahkan, secara nasional ekspor kopi Indonesia pada 2017 mencapai 50 juta karung-10 juta karung atau 600 ribu ton-630 ribu ton per tahun dengan nilai 400 juta dolar AS. Pada tahun 2018, target ekspor kopi mencapai 11,5 juta karung atau 690 ribu ton.

Ia semakin khawatir, karena perangkat teknologi mampu menghasilkan cita rasa kopi dari benua AS mirip dengan kopi asal Indonesia baik dari sisi rasa maupun aroma.

“Kalau harga kopi Indonesia lebih mahal dari negara di sekitar AS, tentu biasanya akan pindah beli yang lebih murah,” ujar dia. (*)

Hot this week

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Topics

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Robig Divonis 15 Tahun Penjara, LBH Semarang: Polri Harus Memecatnya

Suasana Sidang Robig Zainudin di Pengadilan Negeri Semarang, Jumat,...

Komunitas Sastra di Kendal Kembali Gelar KCA 2025

Beberapa komunitas sastra di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah kembali...

Ini Desakan Koalisi Advokat Progresif Indonesia Terkait RUU KUHAP

Koalisi Advokat Progresif Indonesia (KAPI) menyoroti sejumlah pasal dalam...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img