Sabtu, Agustus 30, 2025
27.6 C
Semarang

Lhokseumawe Gelar Traditional Culture Festival

Lhokseumawe Traditional Culture Festival

Serat.id – Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kota Lhokseumawe dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, menggelar Traditional Culture Festival  pada tanggal 13 hingga 16 Oktober 2019, di Lapangan Meunasah Blang Kandang Lhokseumawe.

Traditional Culture Festival sebagai upaya melestarikan budaya yang mulai dilupakan dan semakin tergeserkan oleh budaya luar.

“Dan kami pastikan akan menjadi acara terbaik Kota Lhokseumawe tahun ini,” kata Kabid Pariwisata Disporapar Kota Lokseumawe, Diana Rosa, dalam siaran pers yang diterima serat.id, Selasa 11, Oktober 2018.

Traditional Culture Festival  sengaja mengambil tema Revitalisasi Budaya Tradisional Kota Lhokseumawe Menuju Banda Silaturrahmi dan Berwawasan Global itu menampilkan empat ragam kegiatan, mulai Kuliner Aceh, Boh Gaca atau Kreasi inai Aceh, Peuratep Aneuk atau Alunan menidurkan anak dan Rapai Gendang.

Ia berharap festival itu mampu mengapresiasikan karya keahlian para budayawan  masing- dalam memajukan kebudayaan di Kota Lhokseumawe. “Termasuk seniman baik pencipta karya maupun pelaku bisa mengapresiasikan karyanya,” katanya.

Kepala seksi Promosi Disporapar Aceh, Zulafrizal, menyatakan acara Lhokseumawe traditional Culture Festival dirancang dengan sempurna, banyak sekali talent yang akan tampil pada pagelaran ini.

“Di antaranya tampilan Salsabil, Rial Doni, dan Joel Pasee akan menjadi penampil utama didalam acara ini,” kata Zulafrizal.

Zulafrizal  juga menyebutkan acara itu juga menyuguhkan berbagai seni tradisional dan atraksi budaya lainnya yang akan ditampilkan oleh Sanggar Pocut Meurah Inseun, Sanggar Pujasera, Sanggar Rangkang Belia, Geunta Atjeh Community, Komunitas Seni Aceh, Harmoni, Pinto dan talent lain.

“Event Lhokseumawe Traditional Culture Festival ini menjadi moment yang tepat untuk menegaskan dan menunjukkan keragaman kebudayaan tradisional Kota Lhokseumawe, sendiri maupun masyarakat Aceh, nasional bahkan Internasional secara umum,” katanya. (*)

Hot this week

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Topics

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Robig Divonis 15 Tahun Penjara, LBH Semarang: Polri Harus Memecatnya

Suasana Sidang Robig Zainudin di Pengadilan Negeri Semarang, Jumat,...

Komunitas Sastra di Kendal Kembali Gelar KCA 2025

Beberapa komunitas sastra di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah kembali...

Ini Desakan Koalisi Advokat Progresif Indonesia Terkait RUU KUHAP

Koalisi Advokat Progresif Indonesia (KAPI) menyoroti sejumlah pasal dalam...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img