Sabtu, Agustus 30, 2025
27.5 C
Semarang

Saban Tahun Terdapat 20 Ribu Mahasiswa Kesehatan Gagal Uji Kompetensi

Keberadaan sarjana kesehatan sangat dibutuhkan saat pandemi

Ilustrasi, pixabay.com

Serat.id –Data Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi menyebutkan sekitar 20 ribu mahasiswa jurusan kesehatan se-Indonesia gagal wisuda. Padahal, keberadaan mahasiswa yang berkuliah di jurusan keperawatan, farmasi, dan jurusan kesehatan lainnya sangat dibutuhkan saat menghadapi pandemi Covid-19.

“Mereka gagal lulus Uji Kompetensi (UKOM). Sistem ujian ini disebut sebagai exit exam. Jika tidak lulus UKOM, maka mahasiswa belum bisa dinyatakan lulus dari kampus,” kata Direktur (CMO) SEVIMA, Ridho Irawan, dalam pernyataan, Rabu, 17 november 2021.

Ia menyebutkan data Ditjen Dikti tahun 2019 terdapat 40 sampai 60 ribu mahasiswa yang ikut sebagai peserta, dan setiap periode UKOM memiliki tingkat kelulusan antara 60 sampai 64 persen. “Artinya, ada 20 ribu mahasiswa kesehatan yang gagal lulus hanya karena UKOM. Padahal mereka sudah kuliah bertahun-tahun dengan tenaga dan uang yang tidak sedikit,” kata Ridho menambahkan.

Padahal, pengabdian mereka setelah lulus juga sangat dibutuhkan untuk menangani Pandemi Covid-19 Ini. Ridho menjelaskan setidaknya tiga masalah yang menghadang kelulusan para mahasiswa kesehatan dalam UKOM. Di antaranya mahasiswa belum menguasai materi sehingga dinyatakan tidak lulus.

Selain itu ketika kampus mendaftarkan mahasiswa mengikuti UKOM, ada mahasiswa yang dinyatakan tidak memenuhi syarat karena datanya di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) tidak ada atau tidak lengkap.

“Ketiga, data yang tidak lengkap membuat ijazah (Penomoran Ijazah Nasional) tidak bisa diterbitkan,” kata Ridho  menjelaskan.

Ketua Asosiasi Poltekkes se-Indonesia, Budi Susatia mengatakan, mahasiswa yang tidak lulus UKOM harus mengikuti ulang ujian di tahun berikutnya.  Ia mengakui jumlah mahasiswa yang tidak lulus UKOM cukup banyak menyebbakan nama kampus juga bisa menjadi buruk.

“Karena dianggap kampus tidak bisa mendidik para mahasiswanya dengan baik,” kata Budi.

Menurut dia, jika tidak lulus UKOM, maka mahasiswa menambah lagi kuliah selama satu tahun. Untuk mengikuti retake atau ujian ulang punya kecenderungan untuk gagal lagi di kesempatan kedua dan ketiga.

“Karena mereka sudah lelah, minder, motivasinya nggak ada,” jelas Budi Susatia yang juga menjabat sebagai Direktur Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang.

Budi memberikan sejumlah strateti agar mahasiswa lulus UKOM yang harus dilakukan  dosen dan mahasiswa. Di antaranya menyiapkan strategi belajar mengajar khusus UKOM.

Persiapan menjadi sangat penting. “Civitas akademika kampus kesehatan, bisa mulai mempersiapkan strategi belajar mengajar terkait UKOM dengan cara menerapkan hal-hal yang biasa mereka terapkan kepada pasien,” kata Budi menjelaskan.

Tahapan strategi ini dibagi menjadi beberapa tahapan, yaitu asesmen, diagnosis, planning, intervensi, dan evaluasi. “Karena UKOM sudah dibuat berdasarkan standar yang telah ditentukan oleh Kementerian Kesehatan, jadi cocok jika pakai juga pisau analisis yang ada di dunia kesehatan,” kata budi mejelaskan. (*)

Hot this week

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Topics

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Robig Divonis 15 Tahun Penjara, LBH Semarang: Polri Harus Memecatnya

Suasana Sidang Robig Zainudin di Pengadilan Negeri Semarang, Jumat,...

Komunitas Sastra di Kendal Kembali Gelar KCA 2025

Beberapa komunitas sastra di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah kembali...

Ini Desakan Koalisi Advokat Progresif Indonesia Terkait RUU KUHAP

Koalisi Advokat Progresif Indonesia (KAPI) menyoroti sejumlah pasal dalam...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img