Jumat, Agustus 29, 2025
26.7 C
Semarang

Minyak Goreng Masih Langka Jelang Bulan Puasa, Pemerintah diminta Antisipasi Panic Buying

Harga minyak goreng juga naik dari harga normalnya berkisar Rp14 ribu per liter. Sedangkan saat ini harga di pasaran bisa mencapai Rp22 ribu per liter

Petugas Dinperindag Kabupaten Purbalingga saat Sidag minyak goreng (foto/jatengprov.go.id)

Serat.id –  Pemerintah Jawa Tengah diminta antisipasi panic buying minyak goreng dengan cara segera mengendalikan persediaan di tataran konsumen. Apalagi menjelang bulan puasa, ketika minyak oreng menjadi salah satu komoditas kebutuhan dapur yang diperlukan.

“Minyak goreng masih langka. Jikapun ada, harganya juga masih tinggi. Ini harus segera diatasi, jika tidak akan terjadi panic buying,” kata nggota komisi B DPRD Jateng Jateng, David Ishaq Aryadi, Kamis, 10 Maret 2022.

David mengatakan kurang dari sebulan dari Bulan Puasa, stok minyak goreng masih langka di lapangan. Hal ini jelas mengkhawatirkan. “Apalagi, minyak goreng sudah menjadi kebutuhan wajib bagi rumah tangga,” kata David menambahkan.

Menurut dia harga minyak goreng juga naik dari harga normalnya berkisar Rp14 ribu per liter. Sedangkan saat ini harga di pasaran bisa mencapai Rp22 ribu per liter, sedangkan persediaan di pasaran terbatas sehingga banyak warga mengantre untuk mendapatkan minyak goreng.

Tercatat Indeks Harga Konsumen (IHK) di Indonesia menunjukkan minyak goreng memiliki kontribusi besar salah satu barang yang dikonsumsi masyarakat setiap hari. David meminta pemerintah tidak bisa menyalahkan masyarakat begitu saja terkait tidak tersedianya minyak goreng di tataran konsumen.

“Sebagaimana pernyataan dari kemendag yang menuding masyarakat menyetok minyak goreng di rumah masing-masing,” kata David menjelaskan.

Tudingan Kemendag itu dinilai tidak profesional dalam menjalankan tupoksinya. Yakni mengatur ketersediaan dan distribusi minyak goreng.

“Tak perlu menyalahkan masyarakat. Itu kan tugas Kemendag untuk mengatur. Stok minyak goreng di pasar kosong, masyarakat yang disalahkan,” katanya. (*)

Hot this week

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Topics

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Robig Divonis 15 Tahun Penjara, LBH Semarang: Polri Harus Memecatnya

Suasana Sidang Robig Zainudin di Pengadilan Negeri Semarang, Jumat,...

Komunitas Sastra di Kendal Kembali Gelar KCA 2025

Beberapa komunitas sastra di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah kembali...

Ini Desakan Koalisi Advokat Progresif Indonesia Terkait RUU KUHAP

Koalisi Advokat Progresif Indonesia (KAPI) menyoroti sejumlah pasal dalam...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img