Sabtu, Agustus 30, 2025
27.5 C
Semarang

Kasus Intoleransi di Jawa Tengah Sulit Diselesaikan

Indonesia merupakan negara yang beragam memiliki suku bangsa, adat dan budaya berbeda-beda. Namun keberagaman tersebut terus diuji dengan adanya berbagai konflik yang terjadi di berbagai daerah.

Ilustrasi, pixabay.com

Serat.id Lembaga Studi Sosial dan Agama (eLSA) menyebut beberapa kasus intoleransi di Jawa Tengah sulit diselesaikan karena ada kesengajaan pembiaran sehingga menguap begitu saja tanpa menemui titik penyelesaian.  eLSA mencatat pada tahun 2020, ada sekitar 6 kasus  khusus yang berkaitan dengan tindakan intoleransi di Jawa Tengah.

“Dari pemantauan selama satu dasawarsa yang dilakukan oleh eLSA, masih ada sekitar 6 kasus Intoleransi di Jawa Tengah,” kata aktivis Lembaga Studi Sosial dan Agama Tedi Kholiludin saat Konferensi Pers, Sabtu, 24 Juli 2021.

Adapun temuan pada periode tersebut ada yang tidak bisa dikategorikan sebagai kasus intoleransi. Akan tetapi, masih berkaitan dengan konflik keagaaman. “Sehingga ada beberapa kasus yang sulit untuk diselesaikan dan hanya dibiarkan menguap begitu saja tanpa menemui titik penyelesaian,” kata Tedi menjelaskan.

Menurut Tedi hal itu disebabkan rata -rata kasus yang terjadi berkaitan dengan etnis dan agama sedikit sulit ditangani. Ia mencontohkan ketika Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) melakukan penolakan terhadap logo peringatan HUT RI ke-75 yang dianggap memiliki beberapa elemen berbentuk salib.

Kasus lain, seperti Penolakan pembangunan gereja di Mojolaban, Sukoharjo yang awalnya di tolak, tapi pada akhirnya masyarakat mengalah.

Meski ia menyebut ada juga kasus intoleransi yang bisa diselesaikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, salah satunya kasus teror yang dialami seorang siswi di Sragen akibat dirinya tidak memakai jilbab.

Hal ini sempat menjadi sorotan beberapa pihak termasuk Gubernur  Jawa Tengah Ganjar Pranowo berusaha menindak perlakuan oknum yang melakukan teror meskipun pada akhirnya siswi yang berkaitan memutuskan untuk pindah sekolah.

Tedi menyebut Indonesia merupakan negara yang beragam memiliki suku bangsa, adat dan budaya berbeda-beda. Namun keberagaman tersebut terus diuji dengan adanya berbagai konflik yang terjadi di berbagai daerah. Banyak terjadi pemasalahan kehidupan keagamaan di masyarakat karena adanya identitas etnis dan agama. (*) Andini Wahyupratiwi, mahsiswa peserta UKJ Undip-AJI Semarang 2021

Hot this week

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Topics

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Robig Divonis 15 Tahun Penjara, LBH Semarang: Polri Harus Memecatnya

Suasana Sidang Robig Zainudin di Pengadilan Negeri Semarang, Jumat,...

Komunitas Sastra di Kendal Kembali Gelar KCA 2025

Beberapa komunitas sastra di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah kembali...

Ini Desakan Koalisi Advokat Progresif Indonesia Terkait RUU KUHAP

Koalisi Advokat Progresif Indonesia (KAPI) menyoroti sejumlah pasal dalam...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img