Pemindahan IKN justru kian menunjukkan keberpihakan pemerintah yang terus memberi untung kepada oligarki di tengah situasi krisis masyarakat.

Serat.id – Koalisi dengan tagar BersihkanIndonesia menolak rencana pemerintah memindahkan Ibu Kota Negara di Wilayah Penajam Paser Utara Kalimantan Timur. Pemindahan disertai dengan pembangunan istana negara dan infrastruktur pendukung lain itu lebih baik dialihkan dukungan pembiayaannya ke program layanan dasar rakyat.
“Batalkan Rencana Pemindahan Ibu Kota Negara, alihkan dukungan pembiayaannya ke program layanan dasar rakyat,” kata juru bicara koalisi #BersihkanIndonesia, Pradarma Rupang, dalam pernyataan resmi, Selasa 15 Maret 2022.
BersihkanIndonesia mengecam tindakan pemerintah yang melakukan kemah super mewah di lokasi yang hendak digunakan untuk ibu kota Negara baru, selai itu juga menyayangkan parade MotoGP di saat negara sedang tidak punya uang.
“Pemerintah seharusnya serius mengatasi kelangkaan minyak goreng yang berdampak pada aktivitas pangan warganya dan mengatasi penyebaran Covid-19,” kata Pradarma menambahkan.
Menurut dia, koalisi sipil terdiri dari sejumlah organisasi masyarakat yang selama ini kritis terhadap pengrusakan lingkungan dan korupsi itu menuntut pemerintahan Jokowi mencabut UU IKN karena cacat prosedural. Pradarma mengatakan pembentukan aturan Pemindahan Ibu Kota Negara sangat tidak partisipatif dan dipaksakan.
Bukan hanya tidak partisipatif terhadap warga terdampak, tetapi juga tidak ada keterbukaan informasi kepada masyarakat dan penuh konflik kepentingan. Selain itu pemindahan IKN justru kian menunjukkan keberpihakan pemerintah yang terus memberi untung kepada oligarki di tengah situasi krisis masyarakat.
Konflik kepentingan pembangunan IKN Nusantara diduga semakin menguat setelah melihat penunjukkan Dhony Rahajoe sebagai wakil kepala badan otorita IKN yang sebelumnya punya jejak sebagai petinggi di Sinar Mas. Perusahaan kakap ini memiliki aset-aset penting di provinsi Kaltim di antaranya PT. Berau Coal, Hotel Golden Tulip, Perumahan Grand City,
Camping super mewah yang dilakukan oleh Presiden Jokowi dengan mengundang orang-orang dari luar Kalimantan Timur hanyalah tipu-tipu di tengah kondisi kelangkaan minyak goreng yang dialami oleh masyarakat Indonesia dan juga kenaikan harga berbagai kebutuhan dasar masyarakat.
“Belum lagi simbolisme membawa air dari berbagai provinsi di Indonesia yang hanya jadi pemanis di tengah krisis air bersih di Kalimantan Timur. Saat ini, kondisi beberapa sungai di Kalimantan Timur telah rusak dan tercemar akibat keberadaan industri tambang, sawit dan kehutanan,” kata Pradarma menjelaskan.
Dalam laman resmi kepresiden menyebutkan Presiden Joko Widodo menikmati malam di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, pada Senin, 14 Maret 2022. Hal itu dilakukan Jokowi yang menggelar kemah menyatukan tanah dan air secara simbolik di titik nol ibu kota baru. (*)