Jumat, Agustus 29, 2025
27.6 C
Semarang

BRT Trans Jateng Salah Satu Solusi Kurangi Kemiskinan, Benar Kah?

Terdapat pengurangan biaya Rp100.3000 per orang per bulan saat menggunakan BRT sehingga menjadikan penumpang lebih menghemat. Selain itu kru Trans Jateng ada 20 persen lebih itu adalah bagian masyarakat kurang mampu.

BRT Semarang
BRT Semarang (Dok/ Serat.id)

Serat.id – Kehadiran Bus Rapid Transit (BRT) Trans Jateng disebut menjadi salah satu cara mengurangi kemiskinan, selain menyediakan layanan transportasi umum yang murah dan nyaman. Tercatat sejak diluncurkan 2017 hingga saat inilayanan transportasi itu mampu menggeser 46 persen orang yang tadinya menggunakan kendaraan pribadi menjadi penumpang angkutan umum Trans Jateng.

“Selain memberikan layanan transportasi murah dan nyaman (BRT) juga sebagai langkah pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan,” kata Kepala Balai Transportasi Jawa Tengah, Joko Setyawan, dikutip dari laman jatengprov.go.id, Senin 18 April 2022

Menurut Joko terdapat pengurangan biaya Rp100.3000 per orang per bulan saat menggunakan BRT sehingga menjadikan penumpang lebih menghemat. Selain itu kru Trans Jateng ada 20 persen lebih itu adalah bagian masyarakat kurang mampu.

“Hal itu salah satu cara untuk mengurangi kemiskinan. 20 persen itu dari total 484 kru Trans Jateng,” kata Joko menambahkan.

Saat ini BRT Trans Jateng sudah memiliki enam koridor dengan total 98 armada. Yakni rute Semarang-Bawen, Purwokerto-Purbalingga, Semarang-Kendal, Purworejo-Magelang, Solo-Sragen, dan Semarang-Grobogan.

BRT Trans Jateng sebenarnya sudah mulai beroperasi sejak 2017 sebagai bagian dari program Pemprov kini ada tambahan satu sehingga menjadi tujuh koridor atau sesuai RPJMD yang sudah dicanangkan sampai 2023, dengan membuka pelayanan sebanyak tujuh koridor.

Pemerintah juga  telah melakukan survei secara poriodik terkait dengan ketermanfaatan kehadiran BRT Trans Jateng. Terakhir, survei dilakukan pada 2021 dengan jumlah 1.412 koresponden. survei secara periodik terakhir tahun 2021 dengan 1.412 responden.

“Dari sana kita mendapatkan ada sekitar 46 persen orang yang tadinya menggunakan kendaraan pribadi beralih ke transportasi umum. Ini menjadi jawaban merubah cara pandang masyarakat,” kata Joko menjelaskan .

Meneguhkan Pengarusutamaan Gender

Joko juga menyebut program BRT Trans Jateng juga meneguhkan pengarusutamaan gender yang semula angkutan lain tidak terlalu memberikan perhatian terhadap perempuan, Trans Jateng justru 75 persen adalah perempuan. Kebijakan itu dilakukan dengan space yang lebih besar bagi kaum perempuan sebagai previlege membuat kenyamanan mereka.

Ia berharap Trans Jateng dapat teus berlanjut. Karena sebagai bentuk kehadiran pemerintah sebagaimana UU No 22 Tahun 2009 tentang Pemda wajib menyedian layanan angkutan umum massal antar kota dalam provinsi. “Siapapun pemimpinnya, Trans Jateng harus terus ada,” katanya. (*)

Hot this week

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Topics

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Robig Divonis 15 Tahun Penjara, LBH Semarang: Polri Harus Memecatnya

Suasana Sidang Robig Zainudin di Pengadilan Negeri Semarang, Jumat,...

Komunitas Sastra di Kendal Kembali Gelar KCA 2025

Beberapa komunitas sastra di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah kembali...

Ini Desakan Koalisi Advokat Progresif Indonesia Terkait RUU KUHAP

Koalisi Advokat Progresif Indonesia (KAPI) menyoroti sejumlah pasal dalam...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img