Pengelolapelabuhan mendirikan Posko Mudik membantu para penumpang tetap menjalankan protokol kesehatan di area Pelabuhan Tanjung Emas yang berlangsung hingga 18 Mei mendatang.

Serat.id – Pemudik mengunakan moda transportasi kapal laut lewat pelabuhan Tanjung Emas Semarang pada lebaran tahun 2022 kali ini diperkirakan meningkat signifikan hingga 142 persen atau sebanyak 58.371 orang dibanding jumlah penumpang tahun 2021 lalu yang hanya 26.427 orang.
“Melihat dari kelonjakan tersebut, tentu saja keamanan dan pengawasan, khususnya dalam segi kesehatan menjadi faktor utama untuk kelancaran arus mudik pada lebaran tahun ini,” kata Pelaksana Harian Kepala Kantor KSOP Kelas I Tanjung Emas, Tri Jotho Sukristiyono, dalam Selasa, 19 April 2022
Tri mengaku telah mendirikan Posko Mudik membantu para penumpang tetap menjalankan protokol kesehatan di area Pelabuhan Tanjung Emas yang berlangsung hingga 18 Mei mendatang.
“Sedangkan beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pelaksanaannya berupa peningkatan pengawasan dari BMKG setempat untuk mewaspadai hal-hal yang dapat terjadi,” kata Tri menambahkan.
Menurut dia, KSOP tanjung Emas harus mengetahui potensi armada yang ada untuk mengurangi adanya penumpukan penumpang di pelabuhan.
General Manager Pelindo Regional 3 Sub Regional Jawa Pelabuhan Tanjung Emas, Hardianto mengatakan telah menyediakan media informasi baik secara langsung maupun melalui media sosial serta penyediaan alat pemeriksaan kesehatan yang memadai untuk memastikan para petugas yang tetap sehat dalam menjalankan tugas.
“Kita harus memastikan penumpang untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan selama melakukan perjalanan mudik lebaran, khususnya di Pelabuhan Tanjung Emas,” kata Hardianto.
Tercatat Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjung Emas bersama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) (Pelindo) dan unsur maritim Pelabuhan Tanjung Emas menggelar apel siaga untuk mengawali pelaksanaan Posko Angkutan Lebaran Tahun 2022 di Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Emas pada Senin 18 April kemarin.
Pelaksanaan Apel Siaga ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor: IR – DJPL 2 Tahun 2022 mengenai Penyelenggaraan Angkatan Laut Lebaran Tahun 1443 H/ 2022 M pada masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
Selain itu bertujuan untuk mengetahui sejauh mana persiapan yang telah dilakukan oleh para instansi terkait dalam memenuhi sarana dan prasana pendukung lainnya, sehingga pelaksanaan mudik lebaran tahun 2022 dapat berjalan dengan optimal tanpa memberikan ancaman resiko adanya peningkatan penyebaran virus corona. (*)