Jumat, Agustus 29, 2025
28.2 C
Semarang

Festival Jatiwayang Cermin Persatuan Kebersamaan dan Toleransi

Salah satu acara festival Jatiwayang diadakan pada 3  hingga  25 Agustus 2019, Dimitri/serat.id


Memberikan ruang ekspresi dan kreatifitas bagi kalangan seniman jalanan

Serat.id –  Festival Jatiwayang kembali diadakan pada 3  hingga  25 Agustus 2019 membawa tema tentang persatuan, kebersamaan, dan toleransi. Agenda yang telah digelar kedua kali itu bertajuk “Arus Bukit”.

“Festival itu upaya pemerintah untuk memberikan ruang ekspresi dan kreatifitas bagi kalangan seniman jalanan,” kata Kepala Subdirektorat seni media Kemendikbud, Tubagus Andre, saat ditemui serat.id di sela acara Festival.

Tubagus menyatakan festival Jatiwayang untuk mengakomodir para seniman jalanan yang selama ini mengekspresikan karnya secara seporadis. “Kali ini mereka kami satukan, untuk berkarya bersama dalam festival ini,” kata Tubagus menambahkan

Baca juga : PAPB Jadi Tuan Rumah Festival Kartun Internasional 2019

Lokseumawe Gelar Traditional Culture Festival

Warga Simongan Hadirkan Ketoprak Remaja di Festival Jatiwayang

Ia juga menilai festival ini menjadi cermin persatuan, kebersamaan, dan toleransi saat publik dihadapkan soal isu pertentangan ras, intoleran, atau perpecahan, yang sebenarnya itu tidak terjadi di dalam kalangan seniman.

Salah satu pelaku seni, Ignatius Adi Kristianto menyatakan festival Jatiwayang mampu menambah nilai wisata bagi Kampung Jatiwayang, sekaligus menjadi pemersatu bagi masyarakat yang ia nilai sedang terguncang isu SARA.

“Bermusik dalam nama panggung “Sore Tenggelam” itu juga sempat menyampaikan pesan kedamaian dalam aksi panggungnya,” kata Kristianto.

Dalam festival itu memberikan pesan tidak boleh menyakiti sekelompok atau orang lain, karena kita pun tidak mau diperlakukan tidak baik. Tercatat, dalam festival itu juga diselenggarakan workshop, pameran seni, bazaar buku, juga pertunjukan dari pelaku seni di Kampung Jatiwayang. (*) DIMITRI JANITRA (MAGANG)

Hot this week

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Topics

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Robig Divonis 15 Tahun Penjara, LBH Semarang: Polri Harus Memecatnya

Suasana Sidang Robig Zainudin di Pengadilan Negeri Semarang, Jumat,...

Komunitas Sastra di Kendal Kembali Gelar KCA 2025

Beberapa komunitas sastra di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah kembali...

Ini Desakan Koalisi Advokat Progresif Indonesia Terkait RUU KUHAP

Koalisi Advokat Progresif Indonesia (KAPI) menyoroti sejumlah pasal dalam...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img