Jumat, Agustus 29, 2025
28.2 C
Semarang

Warga Roban Timur Peringati 10 Tahun Perjuangan Melawan PLTU Batang

Sampai sekarang upaya penggembosan perjuangan warga masih ada. Dilakukan warga yang berpihak pada PLTU seperti fitnah, adudomba, penjegalan karakter diantara warga itu sendiri

Aksi nelayan menolak PLTU. Nelayan Desa Roban mengeluhkan limbah lumpur PLTU Batang yang berpengaruh pada hasil tangkapan ikan nelayan.
Aksi nelayan menolak PLTU. Nelayan Desa Roban mengeluhkan limbah lumpur PLTU Batang yang berpengaruh pada hasil tangkapan ikan nelayan.

Serat.id – Warga nelayan Roban Timur, Kelurahan Sengon, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, peringatan 10 tahun   perjuangan melawan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Batubara di wilayah mereka. Acara digelar Rabu malam 18 Agustus 2021 pukul 19.30.

“Acara ini sebagai bentuk rasa syukur kepada Alloh Subhanallah Wa Ta’ala, bahwa perjuangan warga Roban Timur sangat berpengaruh bagi pihak PLTU,” kata Tokoh masyarakat Roban Timur, Abdul Hakim,

Ia mengaku jika konsistensi perjuangan warga, mampu menunda PLTU Batang beroperasi proyek senilai Rp60 triliun berkapasitas 2 X 1000 megawatt ini, didanai Japan Bank for International Cooperation (JBIC) melalui tiga pengembang yakni, J-Power, Ithocu dan Adaro.

“Sampai sekarang upaya penggembosan perjuangan juga masih ada. Itu dilakukan warga yang berpihak pada PLTU. Seperti fitnah, adudomba, penjegalan karakter diantara warga itu sendiri,” katan Halim menambahkan.

Kegiatan yang dilakukan di tempat pelelangan ikan (TPI) Roban Timur itu dihadiri sekitar 50 orang,  terdiri anak-anak,  ibu-ibu dan bapak-bapak serta tetap menerapkan protokol kesehatan. Mereka membentangkan kain putih berukuran 2 meter kali 4 meter bertuliskan ‘Dirgahayu RI ke 76, 10 tahun perjuangan warga Roban timur, tetap berjuang, Merdeka tanpa PLTU 2011-2021’, sebagai latar belakang kegitan.

Hakim berharap agar perjuangan warga ini bisa membuahkan hasil, agar laut tempat nelayan mencari nafkah tidak tercemari limbah PLTU. “Tidak ada hal yang mustahil jika Tuhan menghendaki, PLTU hengkang dari Batang. Hanya orang-orang dungu lah yang putus asa dan menjadi pengkhianat,”katanya.

Pegiat lingkungan Greenpeace, Dinar Bayu mengtakan jika kegiatan doa bersama satu dekade perjuangan, merupakan jalan panjang untuk mempertahankan keberlangsungan hidup masyarakat nelayan, serta kelestarian lingkungan agar bersih dari ancaman kerusakan yang ditimbulkan PLTU Batubara.

Menurut Dinar hingga sekarang pihak PLTU masih berupaya meredam perjuangan warga, salah satunya dengan menyusupi oknum pemecah belah persaudaraan warga roban timur. “Tapi yakinlah usaha ini akan sia-sia, persaudaraan warga roban lebih kental dan terlalu mahal untuk ditukar dengan uang dan janji manis pihak PLTU,” kata Dinar menjelaskan.

Tercatat warga telah puluhan kali menggelar aksi, hampir semua kementerian terkait ditemui, dan mendatngi investor di Jepang dua kali. “Upaya bertemu presiden juga sudah dilakukan, namun usaha tersebut tak melunakan hati pemerintah dan pembangunan tetap berjalan sampai sekarang, tapi semangat warga tetap tinggi. Panjang umur perlawanan, tolak PLTU harga mati,” kata Dinar menegaskan. (*)

Hot this week

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Topics

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Robig Divonis 15 Tahun Penjara, LBH Semarang: Polri Harus Memecatnya

Suasana Sidang Robig Zainudin di Pengadilan Negeri Semarang, Jumat,...

Komunitas Sastra di Kendal Kembali Gelar KCA 2025

Beberapa komunitas sastra di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah kembali...

Ini Desakan Koalisi Advokat Progresif Indonesia Terkait RUU KUHAP

Koalisi Advokat Progresif Indonesia (KAPI) menyoroti sejumlah pasal dalam...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img