Jumat, Agustus 29, 2025
30.2 C
Semarang

Cara Grup Ketoprak Asal Grobogan Ini Tetap Eksis Saat Pandemi

Membuat channel YouTube dengan akun ‘Mlongok channel’ menarik antusias masyarakat  secara digital

Salah satu pementasan Ketoprak Humor Campur
sari Mlongok Kabupaten Grobogan (dprd.jatengprov.go.id)

Serat.id –  Kelompok seni tradisional yang tergabung dalam Ketoprak Humor Campursari Mlongok Kabupaten Grobogan justru mengaku eksis di tengah pandemi. Kelompok seniman panggung itu merupakan sekumpulan kaum muda di daerah yang menginginkan agar seni ketoprak tetap eksis.

“Kondisi pandemi justru membuat para seniman di Grobogan semakin solid untuk bergerak bangkit bersama,” kata pengelola Ketoprak Humor Campursari Mlongok, Kabupaten Grobogan, Denok dikutip dari laman dprd.jatengprov.go.id, Senin 14 Maret 2022.

Meski Denok mengaku sejak pandemi, penghasilan para seniman terjun drastis karena tidak adanya panggilan pentas. Namun, kreasi kelompok seni Mlongok dapat disalurkan dengan memanfaatkan teknologi digital melalui berbagai media sosial.

“Sejak pertengahan 2021, kami sudah membuat channel YouTube dengan akun ‘Mlongok channel’ dan bagusnya antusias masyarakat masih ada. Terhitung dari awal kami membuat channel, kurang lebih sudah ada 2.000 pengikut,” kata Denok menjelaskan.

Anggota Komisi C DPRD Provinsi Jateng Abang Baginda Muhammad Mahfuz Hasibuan mengajak para seniman dan masyarakat Grobogan bersama-sama berinovasi dalam kesenian dan budaya tradisional agar tetap lestari. Menurut Baginda, pandemi Covid-19 tidak hanya terjadi secara nasional tapi internasional.

“Dalam hal kesenian dan pariwisata, seniman dan masyarakat harus berperan bersama agar ekonomi dan budaya sama-sama bangkit,” kata Baginda saat menggelar dialog dengan seniman di Kabupaten Grobogan.

Ia sengaja berdialog dengan sejumlah pelaku seni ketoprak humor campursari di Grobogan termasuk dengan pengelola Ketoprak Humor Campursari Mlongok. Baginda berharap adanya penurunan level  pembatasan sosial di Kabupaten Grobogan mampu mengubah kondisi ekosnomi, termasuk mengeliatnya pementasan seni budaya.

“Sudah pada mulai dibuka secara sedikit demi sedikit sehingga perekonomian menjadi hidup lagi,” kata Baginda. (*)

Hot this week

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Topics

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Robig Divonis 15 Tahun Penjara, LBH Semarang: Polri Harus Memecatnya

Suasana Sidang Robig Zainudin di Pengadilan Negeri Semarang, Jumat,...

Komunitas Sastra di Kendal Kembali Gelar KCA 2025

Beberapa komunitas sastra di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah kembali...

Ini Desakan Koalisi Advokat Progresif Indonesia Terkait RUU KUHAP

Koalisi Advokat Progresif Indonesia (KAPI) menyoroti sejumlah pasal dalam...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img