Sabtu, Agustus 30, 2025
27.6 C
Semarang

Menyambut Matahari Sambil Menikmati Kuliner Tradisional

Serat.id- Azan subuh sudah berlalu, Minggu, 17 Februari 2019. Jalan H Muhammad Zaen yang menghubungkan Desa Jambu dan Desa Brongkol Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang masih gelap.

Warga tampak memadati Jalan H Muhammad Zaen, penghubung Desa Jambu dan Desa Brongkol saat kegiatan Minggu Sehat Pesona Brongkol Jambu, Minggu, 17 Februari 2019.

Akan tetapi, puluhan pedagang makanan tradisional seperti cenil, klepon, lopis, ketan kelapa manis, gemblong, timus, tiwul, nasi jagung, nogosari, klenyem, utri, cethil, gablog jagung, dan aneka bubur jenang. Ada pula pedagang sandal, sepatu, pakaian anak-anak, snack, hingga kerajinan dari kayu.

Sebelum matahari terbit, warga yang didominasi kalangan ABG pun berdatangan. Baik dari Desa Brongkol, Desa Jambu, maupun desa-desa lain di Kecamatan Jambu maupun Ambarawa dan Banyubiru. Kalangan muda pun berjajar di tepi jalan yang kanan kirinya areal persawahan dan di ujung selatan terhampar perbukitan Kelir. Mereka menyiapkan ponsel maupun kamera SLR-nya untuk memotret matahari terbit yang menyembul di sisi utara Gunung Lawu. Bahkan, para orangtua juga tak mau ketinggalan. Sambil menikmati makanan tradisional, mereka menyiapkan ponsel pintarnya untuk memotret matahari terbit.

Widhi Ari Cahyono, selaku ketua panitia dari Komunitas Pemuda Brongkol Jambu (Kolbu) mengatakan, kegiatan yang dikemas dalam #MingguSehat #PesonaBrongkolJambu dengan tema Menjemput Matahari itu mengusung misi untuk mengangkat wisata berbasis komunitas antar desa.

Dijelaskan pula oleh Widhi, pagelaran itu digagas oleh Muhammad Syukron, tokoh pemuda yang berprofesi sebagai jurnalis dan dengan persiapan matang selama 2 bulan, akhirnya pagelaran ini terwujud.

“Ada 3 hal yang ingin kami tonjolkan di gelaran Menjemput Matahari ini, yaitu pemandangan pegunungan, lintasan jogging dengan udara bersihnya, dan kuliner tradisional, dengan sasaran menyehatkan masyarakat, meningkatkan kesejahteraan pedagang kecil di wilayah Jambu hingga Brongkol, mengenalkan makanan tradisional kepada generasi muda. Maka dengan even ini sangatlah tepat,” paparnya.

Camat Jambu Edy Sukarno yang juga turut menikmati makanan tradisional, saat ditemui mengatakan, acara yang digelar pagi itu sangat keren dan kreatif, karena sangat mendukung terobosan ekonomi kerakyatan.

“Acara ini harus berkelanjutan dan berkah. Diusahakan semakin banyak dukungan dari masyarakat, baik dari para pedagang sebagai pendukung ekonomi kerakyatan, maupun dari panitia agar lebih tertata,” harap Edy didampingi Kapolsek Jambu Iptu Harsono.

Selain kuliner, senam lansia, senam aerobik, juga digelar lomba mewarnai yang diikuti 100-an anak-anak TK. Spot selfie berbentuk jendela rumah, sapu raksasa dan Vespa “Endok” menjadi tempat menarik kalangan muda. Makin siang, pengunjung pun semakin penuh. Dari drone yang diterbangkan panitia, nampak terlihat ribuan warga memenuhi jalan yang dahulu disebut dengan Jalan Turen. Karena, banyak berdiri pohon Turi. (*)

Hot this week

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Topics

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Robig Divonis 15 Tahun Penjara, LBH Semarang: Polri Harus Memecatnya

Suasana Sidang Robig Zainudin di Pengadilan Negeri Semarang, Jumat,...

Komunitas Sastra di Kendal Kembali Gelar KCA 2025

Beberapa komunitas sastra di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah kembali...

Ini Desakan Koalisi Advokat Progresif Indonesia Terkait RUU KUHAP

Koalisi Advokat Progresif Indonesia (KAPI) menyoroti sejumlah pasal dalam...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img