Menggugah kesadaran masyarakat setempat, khususnya wisatawan yang berkunjung

Serat.id – Gabungan berbagai komunitas menggelar aksi bersih bersih pantai di lokasi wisata Pantai Joko Tingkir Desa Nyamplungsari, Kecamatan Petarukan pada Minggu 13 Juni 2021, siang tadi. Bersih pantai yang digagas oleh World Cleanup Day WCD dan Komunitas Peduli Kali (KPK Pemalang) itu berkolaborasi dengan komunitas lainnya, seperti Aku Badut Indonesia (ABI), Aliansi Masyarakat Taman Timur (AMTT), dan sejumlah Karang Taruna desa.
“Ini Bagian dari peringatan hari lingkungan hidup sedunia pada 5 Juni lalu, kali ini kita fokus pada bersih bersih sampah Pesisir pantai di Desa Nyamplungsari, baik itu sampah organik maupun sampah anorganik kami sasar,” kata Ketua komunitas KPK Pemalang, Imam.
Baca juga : Kondisi Pantai Tirang Memprihatinkan
Kondisi Pantai Tirang Memprihatinkan
Pembangunan Tol Tanggul Laut Berpotensi Menambah Masalah
Imam mengaku sengaja memilih pantai Joko Tingkir untuk menggugah kesadaran masyarakat setempat, khususnya wisatawan yang berkunjung di kawasan wisata tersebut agar lebih peduli terhadap pelestarian lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai.
“Karena sampah di sungai akan terbawa arus hingga mencemari laut dan sebagian terbawa ombak menumpuk di pantai,” kata Imam menambahkan.
Sampah-sampah yang diberishkan itu selama ini mengganggu keindahan pantai, selain itu juga berbahaya untuk ekosistem yang ada di sekitarnya.
Bersih pantai yang dilakukan itu diharapkan masyarakat akan memnacing kesadaran masyarakat lebih peka terhadap masalah sampah dan tetap menjaga kelestarian ekosistem pantai.
Imam menegaskan komunitasnya akan terus melakukan kegiatan serupa secara rutin, khususnya dalam memperingati hari sungai yang jatuh setiap tanggal 27 Juli mendatang. (*)