Minggu, Agustus 31, 2025
29.7 C
Semarang

Penyelamatan Rawa Pening dinilai Terlambat

Serat.id – Sekda Jateng, Sri Puryono mengatakan proses penyelamatan Rawa Pening dari ancaman kerusakan lingkungan yang dilakukan pemerintah, swasta, dan pihat terkait lain masih dianggap lambat.  

“Perlu adanya langkah-langkah strategis guna menyinergikan berbagai program penyelamatan Rawa Pening ini secara efektif dan optimal,” kata Puryono saat memberi sambutan sekaligus membuka Workshop Pengendalian Kerusakan Perairan Darat (PKPD) melalui Public Private Partnership dan Imbal Jasa Lingkungan di Hotel Patra Semarang, Senin, 24 Juni 2019.

Berita terkait : Kebun dan Swafoto ‘Tumbuh’ dari Danau Rawa Pening

Menurut Puryono, meski sebelumnya telah berupaya penyelamatan Rawa Pening di antaranya rehabilitasi lahan pada catchment area atau tangkapan waduk melalui reboisasi dan penghijauan pada lahan terbuka yang sebelumnya digunakan untuk kegiatan budidaya pertanian.

Termasuk pengendalian sedimentasi dengan membuat sumur resapan, pengerukan danau, pengendalian gulma air dengan pembersihan eceng gondok secara rutin, serta penetapan zona sempadan danau.

“Pembinaan dan pendampingan kepada masyarakat di sekitar Rawa Pening juga kita lakukan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam merawat dan menjaga fungsi danau tersebut,” kata Puryono menambahkan.

Puryono mengatakan Rawa Pening merupakan salah satu dari 15 danau prioritas nasional yang memiliki manfaat tinggi sebagai sumber air tawar, produksi pangan dan pengendali banjir. Namun mengalami perubahan fungsi di daerah tangkapan air maupun di badan danau telah mengubah fungsi danau sebagai pengatur tata air.  

Tercatat hasil identifikasi dengan menggunakan citra satelit menunjukan telah terjadi penyusutan luas badan danau dalam kurun waktu 15 tahun terakhir dari yang semula 2.670 hektare menjadi 1.850 hektare. 

“Faktor-faktor yang menjadi penyebab degradasi lingkungan dan penyusutan luas Rawa Pening, antara lain terjadinya perubahan tata guna lahan pada hulu daerah tangkapan air, serta pada badan danau,” kata Puryono menjelaskan.

Puryono menyebutkan banyaknya tanaman gulma seperti eceng gondok telah menutup hampir 47 persen luasan danau, mengakibatkan degradasi lingkungan Rawa Pening. Selain itu, kondisi tersebut diperparah dengan adanya  sedimentasi dan pencemaran akibat aktivitas yang terjadi pada catchment area danau, limbah rumah tangga, limbah ternak dan limbah budidaya ikan yang berasal dari 600 unit keramba ikan.

Ia berharap, workshop Pengendalian Kerusakan Perairan Darat (PKPD) menjadi media yang mensinergiskan berbagai program penyelamatan Rawa Pening.

“Permasalahan yang ada di Rawa Pening harus dikeroyok ramai-ramai, sehingga danau ini kembali bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. (*)

Hot this week

Pers Mahasiswa Ditangkap Saat Meliput Aksi di Mapolda Jateng, LBH Semarang: Polisi Sewenang-wenang

Sebanyak 40 demonstran yang ditangkap polisi di Semarang saat...

Polisi Kembali Tangkap Puluhan Demonstran di Semarang

Polisi kembali menangkap 50 orang massa aksi mendatangi Mapolda...

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Topics

Polisi Kembali Tangkap Puluhan Demonstran di Semarang

Polisi kembali menangkap 50 orang massa aksi mendatangi Mapolda...

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Robig Divonis 15 Tahun Penjara, LBH Semarang: Polri Harus Memecatnya

Suasana Sidang Robig Zainudin di Pengadilan Negeri Semarang, Jumat,...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img