Jumat, Agustus 29, 2025
29.4 C
Semarang

Syamsul Maarif Guru Besar Baru Bidang Ilmu Pendidikan Islam UIN Walisongo

Serat.idUIN Walisongo Semarang kini memiliki guru besar baru di bidang Ilmu Pendidikan Islam. Dialah Prof Syamsul Maarif yang saat ini mengemban amanah sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Penerbitan (Kapuslitbit) LP2M UIN Walisongo. Syamsul dinobatkan sebagai guru besar usai meneliti budaya damai di pesantren.

Prof Syamsul Maarif berpose bersama keluarga usai pengukuhan guru besar di kampus UIN Walisongo Semarang, Kamis 4 Juli 2019.
Prof Syamsul Maarif berpose bersama keluarga usai pengukuhan guru besar di kampus UIN Walisongo Semarang, Kamis 4 Juli 2019.

Pengukuhan guru besar Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) itu berlangsung di auditorium II kampus III, Kamis, 4 Juli 2019. Pada kesempatan itu Syamsul menyampaikan orasi ilmiahnya berjudul “Pendidikan dalam Pusaran Neo-liberalisme dan Gerakan Ultra-Right: Restorasi Local Genius Pesantren”.

Syamsul menjelaskan karakter lokal pesantren yang mampu mencetak santri merealisasikan tiga identitas, berupa national identification, international identification, dan culture.

“Nilai-nilai pesantren mampu dijadikan sarana berkomunikasi dan berinteraksi pada level nasional maupun internasional,” kata Syamsul.

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Khawarizmi itu menggambarkan pesantren dapat beradaptasi dengan tuntutan globalisasi. Menurutnya, pesantren sanat terbuka pada siapapun tanpa harus takut kehilangan identitas.

Baca juga: Buya Husein Bicara Soal Gender

“Pesantren sudah kadung berpegang teguh pada prinsip al-muhafadzatu ‘ala qadim al-shalih wa al-alkhdu bi al-jadidi al-ashlah dan relevan hingga hari ini,” katanya.

Syamsul menyerukan kepada pendidik agar terus menggerakkan komponen pendidikan melalui internalisasi nilai-nilai kultur ke-Indonesian. “Perubahan yang dibangun melalui dialog akan menggerakkan pendidikan yang bermutu dan berkualitas,” katanya.

Ada momentum yang membuat haru para hadirin saat Syamsul mengakhiri pidatonya. Syamsul Ma’arif meneteskan air mata dan mengucapkan terima kasih kepada pendamping hidupnya, Laylatul Indasah. “Saat istri melahirkan anak, saya sedang ujian S3 jadi tidak bisa menemani,” ujar alumnus Doktoral UNY itu.

Syamsul Maarif merupakan profesor ke- 22 di UIN Walisongo Semarang. Rektor UIN Walisongo, Prof Muhibbin mengatakan, pihak kampus akan menambah guru besar sejumlah 30 hingga tahun depan.

“Tahun ini sudah ada 4 calon. Dua diantaranya sudah turun. Insyaallah bisa sampai target,” kata Muhibbin. (Fadli/magang)

Hot this week

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Topics

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Robig Divonis 15 Tahun Penjara, LBH Semarang: Polri Harus Memecatnya

Suasana Sidang Robig Zainudin di Pengadilan Negeri Semarang, Jumat,...

Komunitas Sastra di Kendal Kembali Gelar KCA 2025

Beberapa komunitas sastra di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah kembali...

Ini Desakan Koalisi Advokat Progresif Indonesia Terkait RUU KUHAP

Koalisi Advokat Progresif Indonesia (KAPI) menyoroti sejumlah pasal dalam...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img