Jumat, Agustus 29, 2025
27.1 C
Semarang

Kearifan Lokal dinilai Mampu Cegah Radikalisme Agama

Ilustrasi, pixabay.com

Potensi tindakan radikal di Jawa Tengah tergolong rendah yakni, 2.63 persen

Serat.id –  Kearifan lokal dinilai mampu mencegah radikalisme agama lewat tradisi  masyrakat yang selama ini berjalan secara matang di lingkungan sosial.  “Masyarakat yang mempraktikkan tradisi memiliki imun lebih kuat terhadap virus radikalisme,” kata Wakil Ketua ISNU, Ahmad Rouf, saat berbicara di Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah, Rabu 09 Oktober 2019.

Berita terkait : Ganjar akan Keluarkan ASN Berpaham Radikal

Aktivis Deklarasikan Syarikat 98 Jawa Tengah

Dalam pembicaraan itu  Rouf membongkar Desiminasi Hasil Survei Nasional dan Penelitian Eksplorasi Kearifan Lokal melalui FKPT Jawa Tengah. Ia menegaskan paham radikal bisa ditangkal salah satunya dengan melestarikan kearifan lokal.

Sedangkan peneliti Alvara Research Center, Lilik, menyampaikan potensi radikal di masyarakat harus terus ditekan meski secara kuantitatif jumlahnya kecil. “Karena dari yang kecil itu 10-20 tahun menatang bisa jadi besar jika dibiarkan begitu saja,”  kata Lilik.

Menurut dia, survei dan eksplorasi kearifan lokal merupakan lanjutan dari penelitian tahun 2017 dan 2018. “Pada 2019 lebih memfokuskan pada daya tangkal kearifan lokal tutur lisan terhadap radikalisme dan terorisme,” kata Lilik menjelaskan.

Ia menjelaskan, temuan dalam penelitian menyebutkan potensi tindakan radikal di Jawa Tengah tergolong rendah yakni, 2.63 persen. Sedang pemahaman radikal dan sikap yang mengarah kepada radikalisme masing-masing 40.45 persen  dan 56.13  persen.

Meskipun begitu Lilik menyatakan tidak boleh lengah membiarkan potensi yang masih kecil ini membesar tanpa usaha kontra radikal.  (*).

Hot this week

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Topics

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Robig Divonis 15 Tahun Penjara, LBH Semarang: Polri Harus Memecatnya

Suasana Sidang Robig Zainudin di Pengadilan Negeri Semarang, Jumat,...

Komunitas Sastra di Kendal Kembali Gelar KCA 2025

Beberapa komunitas sastra di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah kembali...

Ini Desakan Koalisi Advokat Progresif Indonesia Terkait RUU KUHAP

Koalisi Advokat Progresif Indonesia (KAPI) menyoroti sejumlah pasal dalam...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img