Jumat, Agustus 29, 2025
27.1 C
Semarang

Wacana Pendidikan Militer Masuk Kampus, Ini Kata Rektor UIN

Militer
Ilustrasi, pixabay.com

Arti bela negara masih cukup luas, mahasiswa saat ini hanya memerlukan pendekatan yang akan memberikan dampak ke depan.

Serat.id – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Imam Taufik, menyatakan usulan pendidikan militer masuk kampus seharusnya dipahami terlebih dahulu dan diperlukan sinergitas antara Kemendikbud dan Kemhan.

“Itukan masih salah satu pilihan untuk menumbuhkan jiwa nasional anak bangsa, tapi kalau dimasukan dalam kurikulum harusnya itu dipikir ulang masih banyak cara untuk membentuk karakter generasi penerus,” kata Imam, kepada serat.id, Selasa, 19 Agustus 2020, kemarin.

baca juga : Tentara Pukuli Petani Kebumen, Ini Klarifikasi Kapendam

Tentara Pukuli Petani Desa Brencong Kebumen

Ini Kesaksian Korban Pemukulan TNI di Kebumen

Imam tak menampik jika pendidikan militer akan mendidik jiwa nasionalis serta sebagai bentuk pengabdian anak bangsa untuk negara. Namun ia menyebut arti bela negara sendiri masih cukup luas, menurutnya mahasiswa saat ini hanya memerlukan pendekatan yang akan memberikan dampak ke depan.

“Mahasiswa itukan suka berpikir kritis kita hanya perlu pendekatan ke mereka saja,” kata Imam menjelaskan.

Seorang mahasiswa di Kota Semarang, Kammal Annajib mengungkapkan wacana pendidikan militer bela negara kurang tepat diterapkan di perguruan tinggi. “Kita kan bukan anak sekolah, sudah dewasa dan memiliki pemikiran yang lebih luas untuk menjadi nasionalis tidak harus ada wajib militer,” kata Kammal.

Menurut Kammal, kurikulum bela negara seharusnya diajarkan dengan konsep yang lebih menarik ditengah generasi milenial dengan menanamkan rasa cinta tanah air. Ia menilai Indonesia merupakan negara demokrasi yang kaya akan kebudayaan.

“Kita kan negara demokrasi nah kalau wajib militer itu berarti bentuk pemaksaan dan pengekangan,” kata Kammal menambahkan. (*)

Hot this week

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Topics

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Robig Divonis 15 Tahun Penjara, LBH Semarang: Polri Harus Memecatnya

Suasana Sidang Robig Zainudin di Pengadilan Negeri Semarang, Jumat,...

Komunitas Sastra di Kendal Kembali Gelar KCA 2025

Beberapa komunitas sastra di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah kembali...

Ini Desakan Koalisi Advokat Progresif Indonesia Terkait RUU KUHAP

Koalisi Advokat Progresif Indonesia (KAPI) menyoroti sejumlah pasal dalam...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img