Jumat, Agustus 29, 2025
29.4 C
Semarang

Dinas Pendidikan Jateng Usulkan Aplikasi Skrining Siswa Saat Pelaksanaan PTM

Aplikasi itu akan ada tanda lampu menyala hijau bila siswa dalam kondisi sehat. Termasuk, ada pertanyaan tentang kondisi kesehatan keluarga dan lingkungan.

Ilustrasi anak sekolah. (Foto: pixabay.com)

Serat.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng mengusulkan adanya aplikasi skrining pribadi saat  Pembelajaran tatap muka (PTM). Keberadaan skrining bisa di sejumlah sekolah di Jawa Tengah sebagai alat pemantauan PTM.

“Sehingga saat siswa berangkat, kondisi kesehatannya benar-benar bagus,” kata Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng, Suyanta, dikutip dari laman jatengprov.go.id, Senin 30 agustus 2021 siang tadi.

Menurut Suyanta, usulan aplikasi skrining pribadi bagi siswa dapat mengetahui kondisi kesehatan siswa sebelum berangkat sekolah. “Satu hal yang perlu ditambahkan adalah skrining pribadi. Jadi si anak harusnya bisa skrining pribadi, bisa berangkat atau tidak,” kata Suyanta menjelaskan.

Suyanta menjelaskan, aplikasi itu akan ada tanda lampu menyala hijau bila siswa dalam kondisi sehat. Termasuk, ada pertanyaan tentang kondisi kesehatan keluarga dan lingkungan. Sedangkan dalam pantauan hari pertama PTM, Suyanta menilai secara keseluruhan proses berjalan dengan lancar dan bagus.

“Bahkan, siswa maupun guru juga telah menerapkan protokol kesehatan di dalam kelas,” katanya.

Anggota Komisi E DPRD Jateng, Yudi Indras Wiendarto mengatakan kebijakan PTM yang diambil Kepala daerah diminta lebih berhati-hati. Sedangkan dinas terkait yang secara teknis mengetahui kondisi wilayah secara detil harus memberikan masukan yang tepat.

“Jika sampai ada klaster PTM, maka akan mempengaruhi sektor lainnya. Sektor kesehatan jelas, sektor ekonomi dan lainnya juga akan terkena imbas,” kata Yudi Indras.

Haisl pantauan yang ia lakukan menunjukkan di berbagai wilayah telah melaksanakan PTM. Salah satunya di Kota Semarang yang terdapat ratusan sekolah PTM. Yakni ada 352 SD, 44 SMP,. Untuk sekolah swasta ada 51 SD dan 22 SMP serta 40 TK.

Ia juga mengingatkan jika pada ujicoba PTM sebelum PPKM Darurat juga berakhir dengan klaster Covid-19 di beberapa lokasi. “Dinas teknis harusnya memberikan masukan kepada kepala daerah dengan benar. PTM boleh, tapi jangan sembrono pelaksanaanya,” ujar Yudi menambahkan. (*)

Hot this week

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Topics

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Robig Divonis 15 Tahun Penjara, LBH Semarang: Polri Harus Memecatnya

Suasana Sidang Robig Zainudin di Pengadilan Negeri Semarang, Jumat,...

Komunitas Sastra di Kendal Kembali Gelar KCA 2025

Beberapa komunitas sastra di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah kembali...

Ini Desakan Koalisi Advokat Progresif Indonesia Terkait RUU KUHAP

Koalisi Advokat Progresif Indonesia (KAPI) menyoroti sejumlah pasal dalam...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img