65 hingga 70 persen pasien kanker anak datang ke RSUP Dr Kariadi sudah dalam kondisi terlambat

Serati.id – Dokter spesialis anak RSUP Dr Kariadi Semarang, Bambang Sudarmanto, mengatakan salah satu ciri-ciri anak mengalami gejala kangker terlihat pucat dan sering merasa kelelahan. Selain itu bisa diikuti munculnya benjolan abnormal di leher dan selangkangan.
“Serta demam yang tidak diketahui penyebabnya,” kata Bambang saat menerima kunjungan Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah, di Instalasi Onkologi Terpadu, Selasa 15 Februari 2022, dikutip dari jatengprov.go.id.
Bambang mengatakan gejala awal itu mesti diketahui masyarakat, agar bisa mendeteksi dini mulai dari keluarga. Apa lagi, Bambang menjelaskan 65 hingga 70 persen pasien kanker anak datang ke RSUP Dr Kariadi sudah dalam kondisi terlambat.
“Sehingga, harapan hidup anak-anak itu masih rendah, sekitar 20 persen. Dengan deteksi dini, bisa meningkatkan harapan hidup anak hingga 56 persen,” kata Bambang menjelaskan.
Bambang meminta masyarakat segera memeriksakan anak jika ada gejala yang ia sebutkan tersebut. Ia mengatakan gejala lain bisanya disertai dengan penurunan berat badan dan nyeri tulang.
“Biasanya orang tua itu kalau anaknya ngeluh capek malah dimarahi. Saya ada pasien kanker tulang, awalnya terlihat malas-malasan, disuruh jalan tidak mau, akhirnya dipaksa orang tuanya, malah jatuh tulangnya patah. Ternyata dia menderita kanker tulang,”kata Bambang menjelaskan.
Berdasarkan data di RSUP Dr Kariadi Semarang, kata Bambang, kanker terbanyak pada anak adalah leukimia atau kanker darah, yang pada satu tahun terakhir ini mencapai 587 anak. Berikutnya, kanker mata (retinoblastoma), kanker otak, dan tulang.
Bambang berharap deteksi dini bisa dilakukan dari tingkat keluarga. Ia mengajak Tim Penggerak PKK untuk bersama-sama menyosialisasikan gejala awal kanker pada anak, sehingga bisa dilakukan deteksi dini.
“Saya berharap pada 2030 nanti angka harapan hidup kanker anak bisa mencapai 60 persen,” katanya.
Sementara, Ketua TP PKK Jateng Atikoh menyatakan siap membantu menggerakkan deteksi dini dan screening kanker pada anak. Sehingga, angka kesembuhan kanker anak dapat meningkat.
“Ini masukan luar biasa, karena kami TP PKK biasanya menyosialisasikan deteksi dini kanker payudara dan kanker serviks. Kami juga akan menggandeng bupati/ waki kota untuk menggerakkan ini (deteksi dini kanker pada anak),” kata Atikoh
Sebelumnya, Atikoh juga menghadiri Forum Konsultasi Publik RSUP Dr Kariadi mengenai Pelayanan Kecantikan Gardenia. Dia mengapresiasi layanan Unit Pelayanan Terpadu Kecantikan Gardenia, antara lain pelayanan Kosmetik Klinik (perawatan wajah, terapi kebotakan berbasis medis, bedah plastik, dan sebagainya), Gizi Klinik (termasuk mengatasi obesitas), serta Gigi dan Mulut.
Dia berharap, layanan yang dilakukan oleh dokter spesialis andal di bidangnya tersebut, dapat dimanfaatkan masyarakat. “Sebab, pelayanan yang diberikan berbasis klinis, dengan standar operasional prosedur medis yang lebih aman,” kata Atikoh menjelaskan. (*)