Sabtu, Agustus 30, 2025
27.6 C
Semarang

Kemarau, Produksi Jamur Tiram di Batang Anjlog

Jamur tiram , Ist/serat.id

Kondisi panas suhu menyebabkan jamur tiram tidak tumbuh normal sehingga kerdil bahkan sebagian mati

Serat.id – Produksi jamur tiram di Kabupaten batang menurun Hingga 50 Persen akibat musim kemarau panjang yang melanda daerah setempat. Hal itu dirasakan Muhammad Furqon, seorang petani budidaya jamur di Desa Wates, Kecamatan Wonotunggal.

“Kondisi panasnya suhu menyebabkan jamur tiram tidak tumbuh normal sehingga kerdil bahkan sebagian mati karena suhu yang panas,” kata Furqon, Kamis 12 September 2019.

Baca juga : Musim Kemarau Berpotensi Picu Monyet Keluar Habitat

Juli-Agustus Kota Semarang Masuki Puncak Kemarau 

Kualitas Air Memburuk, Ratusan Ikan di Waduk Kedung Ombo Mati

Forqon menyebutkan kondisi itu disebabkan suhu udara selama musim kemarau semakin panas. Sedangkan jika suhu normal produksi jamur miliknya bisa menghasilkan 20 kilogram sampai 25 kilogram per hari.

“Cukup drastis turunnya sampai 50 persen, di musim kemarau ini paling hanya 10 kilogram,” ujar Furqon menambahkan.

Saat musim kemarau ini ia harus berjuang ekstra dari segi perawatannya dibanding musim hujan. Jamur yang ia pelihara selalu disiram sehari 2 kali  agar hasilnya bagus. Hal itu berbeda jika musim hujan karena curah air dan suhu stabil membuat jamur lebih cepat tumbuh. “Karena saat musim hujan suhunya mendukung,” katanya. (*)

Serat.id – Produksi jamur tiram di Kabupaten batang menurun Hingga 50 Persen akibat musim kemarau panjang yang melanda daerah setempat. Hal itu dirasakan Muhammad Furqon, seorang petani budidaya jamur di Desa Wates, Kecamatan Wonotunggal.

“Kondisi panasnya suhu menyebabkan jamur tiram tidak tumbuh normal sehingga kerdil bahkan sebagian mati karena suhu yang panas,” kata Furqon, Kamis 12 September 2019.

Forqon menyebutkan kondisi itu disebabkan suhu udara selama musim kemarau semakin panas. Sedangkan jika suhu normal produksi jamur miliknya bisa menghasilkan 20 kilogram sampai 25 kilogram per hari.

“Cukup drastis turunnya sampai 50 persen, di musim kemarau ini paling hanya 10 kilogram,” ujar Furqon menambahkan.

Saat musim kemarau ini ia harus berjuang ekstra dari segi perawatannya dibanding musim hujan. Jamur yang ia pelihara selalu disiram sehari 2 kali  agar hasilnya bagus. Hal itu berbeda jika musim hujan karena curah air dan suhu stabil membuat jamur lebih cepat tumbuh. “Karena saat musim hujan suhunya mendukung,” katanya. (*)

Hot this week

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Topics

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Robig Divonis 15 Tahun Penjara, LBH Semarang: Polri Harus Memecatnya

Suasana Sidang Robig Zainudin di Pengadilan Negeri Semarang, Jumat,...

Komunitas Sastra di Kendal Kembali Gelar KCA 2025

Beberapa komunitas sastra di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah kembali...

Ini Desakan Koalisi Advokat Progresif Indonesia Terkait RUU KUHAP

Koalisi Advokat Progresif Indonesia (KAPI) menyoroti sejumlah pasal dalam...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img