Jumat, Agustus 29, 2025
30.2 C
Semarang

Dewan Pendidikan Jateng Minta Sekolah Tak Gelar KBM Tatap Muka

Ilustrasi, pixabay.com

Demi keselamatan siswa dan guru, lebih baik kegiatan belajar mengajar (KBM) dilakukan secara daring. Hal itu menyusul munculnya klaster baru Covid-19 di sekolah.


Serat.id –  Dewan Pendidikan Provinsi Jawa Tengah menyoroti pembelajaran tatap muka yang dilaksanakan di sekolah di tengah pandemi Covid-19. Hal itu menyusul munculnya klaster baru Covid-19 di sekolah.

“Demi keselamatan siswa dan guru, lebih baik kegiatan belajar mengajar (KBM) dilakukan secara daring,” kata anggota Dewan Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Ngasbun Egar di Semarang, Kamis (13/08/20).

Baca juga : Ganjar Atur Warga Pakai Masker Lewat Pergub

Imbas Pandemi Covid-19, Orang Tua Enggan Daftarkan Anak ke PAUD

Pesantren Diminta Beradaptasi Dengan Covid-19, Ini Penjelasan Wamenag

Menurut dia, jika KBM tatap muka tetap dilakukan keselamatan siswa dan pihak sekolah akan dipertaruhkan. Dikhawatirkan muncul klaster baru persebaran Covid-19 di sekolah karena minimnya kesadaran masyarakat menerapkan protokol kesehatan.

“Dari masyarakat juga masih ada yang ngeyel tidak pakai masker saat aktivitas di luar. Nah itu kan juga akan membahayakan anak-anak,” jelasnya.

Ia menambahkan, penentuan zona Covid-19 di Jawa Tengah juga masih belum bisa menjadi patokan untuk digelarnya KBM lantaran perubahan zona dapat berubah sewaktu-waktu.

“Zona merah, hijau, dan kuning itukan juga tidak bisa diprediksi. Kalau hari ini hijau bisa saja besok jadi merah,” terangnya.

Egar juga tak menampik pembelajaran secara daring atau pembelajaran jarak jauh (PJJ) belum begitu efektif. Namun, dia tetap berharap agar pemerintah mengevaluasi PJJ agar tetap diterapkan saat pandemi.

“Solusi yang tepat saat ini memang PJJ, tapi itu juga perlu dievaluasi,” ungkapnya.

Sebelumnya ditemukan klaster baru persebaran Covid-19 di sekolah, seperti di Ponpes  Kabupaten Pati dan sekolah negeri di Rembang.(*)

Hot this week

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Topics

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Robig Divonis 15 Tahun Penjara, LBH Semarang: Polri Harus Memecatnya

Suasana Sidang Robig Zainudin di Pengadilan Negeri Semarang, Jumat,...

Komunitas Sastra di Kendal Kembali Gelar KCA 2025

Beberapa komunitas sastra di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah kembali...

Ini Desakan Koalisi Advokat Progresif Indonesia Terkait RUU KUHAP

Koalisi Advokat Progresif Indonesia (KAPI) menyoroti sejumlah pasal dalam...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img