Jumat, Agustus 29, 2025
29.4 C
Semarang

Waspadai Hujan Intensitas Tinggi

Ilustrasi, pixabay.com

Pemerintah disarankan melakukan mitigasi bencana hidrometerologi. Hal itu di anataranya dengan mengoptimalkan tata kelola air secara terintegrasi dari hulu ke hilir.

Serat.id – Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan dengan intensitas tinggi akan terjadi di sebagian wilayah di Indonesia. 

Hujan dengan intensitas lebih dari 300 mm per bulan itu terjadi pada November 2020 hingga Januari 2021.

‘’Hujan dengan intensitas tinggi itu terjadi di sebagian besar Aceh, Sumatera Utara bagian tengah dan barat. Kemudian, sepanjang pantai barat Sumatera, sebagian besar Pulau Jawa, Kalimantan bagian barat dan utara, sebagian besar Sulawesi, serta Papua bagian barat, tengah, dan selatan,’’ kata Kepala Bidang Analisis Variabilitas Iklim Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Indra Gustari.

Baca juga : Waspadai Cuaca Ekstrem

Udara Basah Picu Cuaca Ekstrem

Antisipasi Banjir, BPBD Pasang Alat EWS

Untuk daerah lain, kata dia, curah hujan berada pada intensitas menengah. Adapun untuk Bali dan  Nusa Tenggara diprakirakan curah hujannya rendah. Menurut Indra, puncak musim hujan terjadi pada Januari hingga Februari.

“Secara umum sampai Maret 2021 curah hujan di sebagian besar wilayah Indonesia masih berada pada kategori menengah hingga tinggi, kecuali Nusa Tenggara yang diprediksi masuk kategori rendah pada April 2021,” terangnya dalam diskusi daring yang digelar sekretariat Jaringan Antar Jaringan bertajuk “Skenario Triple Trouble: Pemilukada, Bencana dan Pandemi”,  Selasa, 3 November 2020.

Menurutnya, curah hujan itu dipengaruhi fenomena alam La Nina yang pada tahun 2020 akan berlangsung dengan intensitas sedang.

’’La Nina dimulai Oktober 2020 dan berakhir pada Maret/April 2021,” katanya.

Dia mengungkapkan, fenomena alam La Nina di Indonesia kali pertama didentifikasi oleh ilmuwan pada 1950 saat observasi laut. Sejak itu, data La Nina dengan intensitas kuat pernah terjadi selama tiga kali, yakni pada tahun 1988-1999, 1999-2000, dan 2010-2011.

Indra menyarankan kepada pemerintah untuk melakukan mitigasi bencana hidrometerologi. Beberapa langkahnya  ialah dengan mengoptimalkan tata kelola air secara terintegrasi dari hulu ke hilir dan mengoptimalkan danau, embung, sungai dan kanal, untuk menampung air yang berlebih.

Selain itu, kata dia, BMKG juga selalu melakukan monitoring dan pemutakhiran informasi terbaru terkait fenomena La Nina yang dapat diakses oleh setiap orang melalui website dan aplikasi BMKG. (*)

Hot this week

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Topics

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Robig Divonis 15 Tahun Penjara, LBH Semarang: Polri Harus Memecatnya

Suasana Sidang Robig Zainudin di Pengadilan Negeri Semarang, Jumat,...

Komunitas Sastra di Kendal Kembali Gelar KCA 2025

Beberapa komunitas sastra di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah kembali...

Ini Desakan Koalisi Advokat Progresif Indonesia Terkait RUU KUHAP

Koalisi Advokat Progresif Indonesia (KAPI) menyoroti sejumlah pasal dalam...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img