Jumat, Agustus 29, 2025
30.2 C
Semarang

Tingkat Kepatuhan Protokol Kesehatan Warga Kota Semarang Turun

Menyebabkan terjadi lonjakan peningkatan angka positif Covid-19 secara drastis

ilustrasi jaga jarak
Ilustrasi Prokes, (Abdul Arif/Serat.id)

Serat.id – Tingkat kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan sejak sebulan terakhir atau paska lebaran terus menurun. Hal ini menjadi penyebab kenaikan angka kasus positif Covid-19 di Kota Semarang belakangan.

“Yang tadinya sebelum lebaran itu angkanya (Kepatuhan Prokes) di atas 70 hingga 80 persen, kemudian setelah lebaran turun berkisar 73 persen dan sekarang seminggu terakhir angkanya masih flat,”  ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Mochammad Abdul Hakam, Senin, 21 Juni 2021.

Baca juga : Fakta Lain Penerapan Protokol Kesehatan di Lingkungan Industri

Redam Penularan Covid-19, IDI : Tingkatkan Testing Tracing dan Protokol Kesehatan

Pelanggar Protokol Kesehatan dihukum menyapu Makam Pahlawan

Hakam menyebut penurunan kepatuhan masyarakat memakai masker juga turun di angka 71 persen, hal itu menyebabkan terjadi lonjakan peningkatan angka positif Covid-19 secara drastis. Menurut Hakam, seminggu yang lalu angkanya positiv Covid-19 masih di bawah 1.000. “Namun pada Senin siang ini sudah mencapai 2.121,” kata Hakam menambahkan.

Sebagian besar angka positif Covid-19 di Kota Semarang didominasi oleh kluster keluarga. Selain itu, saat ini angka keterisian tempat tidur sudah mencapai 2 ribu lebih. Dinkes Kota Semarang menyebut sejak pandemi Covid-19 banyak masyarakat yang telah menggunakan program layanan gawat darurat Ambulance Hebat dan Ambulance Siaga.

Bahkan kebutuhannya hingga menyebabkan 20 antrian ambulance. Hal ini kemudian berimbas pada tenaga kesehatan yang mulai merasa kelelahan. “Sebagai solusinya, Pemkot Semarang telah menyiapkan dua ambulance baru sehingga total mencapai tujuh buah ambulance,” kata Hakam yang berharap dalam pekan ini dan ke depan kasus Covid-19 di Kota Semarang  segera turun.

Pantuan serat.id, angka positivity rate Covid-19 di Kota Semarang mencapai 22,77 persen. Angka itu masih di atas standar organisasi kesehatan dunia (WHO) yang menetapkan rata-rata positivity rate 5 persen. Angka positivity rate dihitung dari jumlah kumulatif kasus positif sebesar 23.444 dibagi jumlah pemeriksaan yang dilakukan 102.953 orang, lalu dikalikan 100. (*)

Hot this week

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Topics

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Robig Divonis 15 Tahun Penjara, LBH Semarang: Polri Harus Memecatnya

Suasana Sidang Robig Zainudin di Pengadilan Negeri Semarang, Jumat,...

Komunitas Sastra di Kendal Kembali Gelar KCA 2025

Beberapa komunitas sastra di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah kembali...

Ini Desakan Koalisi Advokat Progresif Indonesia Terkait RUU KUHAP

Koalisi Advokat Progresif Indonesia (KAPI) menyoroti sejumlah pasal dalam...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img