Jumat, Agustus 29, 2025
28.2 C
Semarang

Gubernur Ganjar Minta Kepala Daerah Identifikasi Alumni Ijtima Ulama Gowa

Ilustrasi, pixabay.com

Tercatat sebanyak 15 orang di Kabupaten Brebes yang mengikuti ijtima ulama di Gowa dinyatakan positif Covid-19.

Serat.id – Gubernur, Ganjar Pranowo minta bupati dan wali kota di Jawa Tengah mengidentifikasi sebanyak 16 warga yang pernah iku pertemuan Ijtima Ulama di Gowa. Permintaan Ganjar itu terkait hasil laboratorium yang menunjukkan banyak alumni ijtima ulama Gowa positif Covid-19.

“Saya minta sekali lagi, untuk kesekian kalinya kepada kawan-kawan yang kemarin ikut ijtima ulama di Gowa. Tolong betul-betul mendaftar dan melapor agar bisa dilakukan penanganan dengan cepat,” kata Ganjar, Rabu 6 Mei 2020

Tercatat sebanyak 15 orang di Kabupaten Brebes yang mengikuti ijtima ulama di Gowa dinyatakan positif covid-19. Sebelumnya, satu orang yang berasal dari klaster sama sudah lebih dulu dinyatakan positif di Brebes, sehingga total saat ini ada 16 orang alumni ijtima ulama Gowa di Brebes yang positif.

Baca juga : Masa Dadurat Corona, MUI Jateng; Shalat Tarawih dilakukan di Rumah

Isu Corona Sebabkan Panen Petani Ini Tak Laku

Ini Fiqih Pemulasaran Jenazah Pasien Corona Dari PBNU

Gubernur Ganjar menyebut Brebes adalah satu-satunya daerah yang masih kuning karena belum ada kasus positif covid-19. Saat ini, daerah itu sudah menjadi merah dan penyebabnya adalah klaster Gowa.

“Klaster Gowa ini akan menjadi perhatian kami. Saya meminta Bupati dan Wali Kota dan khususnya Dinas Kesehatan masing-masing daerah untuk mencari, mengejar sampai dapat mereka-mereka yang kemarin ikut ijtima ulama Gowa,” kata Ganjar menjelaskan. 

Dari data sementara yang didapat Ganjar ada sekitar 1500 warga Jateng yang mengikuti ijtima ulama di Gowa. Meski acara dibatalkan, namun mereka sudah terlanjur sampai di lokasi itu. Ganjar mengatakan akan bekerjasama dengan sejumlah pihak untuk menelursusi para alumni pertemuan ijtima Gowa itu dengan cara membentuk tim khusus.

“Termasuk kami memanfaatkan program Jogo Tonggo untuk bisa membantu memberikan informasi apakah di desanya masing-masing ada orang-orang itu,” katanya. (*)

Hot this week

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Topics

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Robig Divonis 15 Tahun Penjara, LBH Semarang: Polri Harus Memecatnya

Suasana Sidang Robig Zainudin di Pengadilan Negeri Semarang, Jumat,...

Komunitas Sastra di Kendal Kembali Gelar KCA 2025

Beberapa komunitas sastra di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah kembali...

Ini Desakan Koalisi Advokat Progresif Indonesia Terkait RUU KUHAP

Koalisi Advokat Progresif Indonesia (KAPI) menyoroti sejumlah pasal dalam...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img