BERBAGI
Sejumlah kambing di tempat penjualan hewan kurban jalan Jolotundo sekitaran Masjid Agung Jawa Tengah. dok/serat.id

Para siswa dilatih berempati dan memiliki tenggang rasa di tengah pandemi Covid-19. Mereka diajak menggalang dana untuk membeli hewan kurban dan disalurkan kepada masyarakat yang berhak.

Serat.di  – Para siswa mulai dari tingkat taman kanak-kanak (TK) hingga sekolah lanjut tingkat atas (SLTA) di bawah naungan Yayasan Pendidikan Nasima Semarang di Jalan Pusponjolo Selatan No 53 Semarang dilatih berempati dan tenggang rasa di tengah pandemi Covid-19.

Hal itu dilakukan dengan melakukan penggalan dana untuk kurban pada Idul Adha 1441 Hijriah. “Kami latih anak-anak belajar berempati di tengah pandemi,” kata Wakil Ketua Yayasan Pendidikan Nasima, Ilyas Jauhari, Rabu 29 Juli 2020.

Baca juga : Hewan Kurban Harus Memenuhi Syariat dan Sehat, Ini Kriterianya

Pembagian Daging Kurban diawetkan Dalam Kemasan ? Ini Fatwa MUI

Pemerintah Jateng Imbau Penjualan Hewan Kurban Lewat Online

Dalam penggalangan dana itu, terkumpul Rp 151.700.000. Dana itu mereka dapatkan dari menabung selama 12 hari. Ilyas mengungkapkan, dana tabungan yang terihimpun dari siswa KB-TK sebesar Rp 9.725.000, siswa SD Rp 65.575.000, SMP  Rp 47.300.000, dan siswa SMA Rp 19.850.000.

“Adapun total dana yang terhimpun Rp 186.950.000. Dari siswa Rp 151.700.000 ditambah dari Nasima group Rp 44.800.000,” katanya.

Menurut dia, upaya melatih sikap kepedulian siswa itu tidak lepas dari semangat yayasan yang mengedepankan sikap nasionalis dan religius.

Nasionalis, lanjut dia, berupa belajar berempati, tenggang rasa kepada sesama masyarakat, terlebih di tengah pandemi Covid-19 ini. Sementara religius sebagai upaya membersihkan hati dan jiwa secara spiritual.

Ketua pelaksana kurban, Muhson menambahkan, nantinya dana itu akan dibelikan 69 kambing dan satu sapi. Selanjutnya disalurkan ke mushala, masjid, pondok pesantren, dan panti asuhan di Kota Semarang.

“Seperti Masjid Al Muslim, Masjid Darularqom, Masjid Marhamah, Pesantren Roudhotul Quran, Pesantren An Nasimiyah, dan lembaga lainnya,” katanya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here